Kabupaten Bogor (ANTARA) - Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, melakukan berbagai langkah untuk memulihkan suplai air bersih ke 1.021 pelanggan di wilayah Tarikolot yang terdampak penurunan tekanan air pada jalur distribusi Metro-Cibinong.

Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Abdul Somad di Cibinong,  Kabupaten Bogor, Jumat, menjelaskan bahwa gangguan distribusi tersebut sebelumnya dikeluhkan pelanggan melalui lini pengaduan dan media sosial resmi perusahaan.

Hasil monitoring di lapangan menunjukkan adanya penurunan tekanan air di sepanjang jalur distribusi yang berdampak langsung terhadap pasokan air ke wilayah Tarikolot.

Baca juga: Tirta Kahuripan layani 244.675 pelanggan di usia ke-45
Baca juga: Tirta Kahuripan siagakan 297 petugas hadapi lonjakan air pada Lebaran

Ia mengatakan pihaknya segera melakukan penelusuran serta penanganan guna memastikan layanan air bersih kembali normal secara bertahap.

“Berbagai langkah strategis kami lakukan, di antaranya pembangunan jaringan pipa baru sepanjang kurang lebih 683 meter dengan diameter 6 inch dari Booster Citeureup menuju Tarikolot melalui jalur Cibinong-Citeureup atau Booster Pump Sukaraja,” kata Abdul Somad.

Ia menjelaskan pembangunan jaringan pipa tersebut telah diselesaikan pada 10 April 2026 dan menjadi salah satu upaya utama untuk meningkatkan debit air ke wilayah terdampak.

Selain itu, Perumda Tirta Kahuripan juga melakukan optimalisasi sistem distribusi melalui penambahan debit inlet, pemasangan valve untuk pengaturan aliran, serta peningkatan tekanan pompa pada Booster Pump Citeureup.

Baca juga: Perumda Tirta Kahuripan Bogor antisipasi potensi gangguan air selama Ramadhan

Upaya tersebut diperkuat dengan tambahan suplai dari Booster Az-Zikra Sentul guna mendukung kebutuhan air bersih pelanggan di wilayah Tarikolot.

Pada 17 April 2026, petugas juga melaksanakan pemasangan gate valve untuk pengaturan aliran serta pekerjaan tapping pipa pada jalur Pondok Citeureup dan Tarikolot.

Pekerjaan dilakukan sejak malam hingga pagi hari sebagai bagian dari optimalisasi jaringan distribusi agar tekanan dan debit air yang diterima pelanggan dapat meningkat secara maksimal.

Saat ini, tim distribusi Tirta Kahuripan terus melakukan berbagai langkah teknis untuk meningkatkan debit dan suplai air guna memenuhi kebutuhan pelanggan secara bertahap.

“Dengan berbagai upaya tersebut, kami berharap pelanggan di wilayah Tarikolot kembali dapat menikmati layanan air bersih dengan kualitas, kuantitas dan kontinuitas yang terjaga,” ujarnya.

Abdul Somad juga menyampaikan permohonan maaf atas gangguan pengaliran yang berlangsung cukup lama di wilayah Tarikolot karena dibutuhkan waktu untuk melakukan evaluasi pengaliran dari hulu ke hilir.

Ia mengapresiasi pelanggan yang aktif menyampaikan laporan melalui media sosial sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

 

 



Pewarta: M Fikri Setiawan
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026