kang-ifan-libatkan-warga-transformasi-manfaat-pariwisata-bogor
Bogor, 15/5 (Antara) - Melibatkan masyarakat umum dari kalangan ekonomi lemah dalam geliat pertumbuhan industri pariwisata dan jasa adalah cara terbaik untuk mentransformasi manfaat tumbuhkan sektor ini, kata ahli kebijakan publik Dr Ifan Haryanto.

"Karena bagaimanapun juga geliat pariwisata dan jasa di mana pun membutuhkan terlibat dan dilibatkannya komunitas masyarakat," katanya pada sosialisasi dengan warga di Kelurahan Curug Mekar, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu.

Bagi "Kang Ifan" --panggilan karib Ifan Haryanto--yang juga salah satu kandidat Wali Kota Bogor itu, selain mempekerjakan dan melibatkan masyarakat, khususnya yang memiliki KTP Kota Bogor, dalam industri pariwisata dan jasa yang berkembang, diperlukan dukungan lainnya yang sinergis.

"Yakni mendorong pertumbuhan usaha kecil mikro (UKM) dan industri pendukung pariwisata lainnya sebagai faktor sangat penting," kata sarjana Jurusan Teknik Planologi, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Bandung (ITB), yang menyelesaikan master (S2) pada Economic Development and Policy, School of Public Policy, The University of Birmingham, Inggris itu.

Menurut mantan Sekretaris Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCI-NU) Inggris Raya itu, sekurangnya ada tiga subsektor yang penting didorong sebagai industri pendukung pertumbuhan ekonomi pariwisata di Kota Bogor.

Pertama, industri kerajinan seperti cenderamata, kedua, industri jajanan/makanan kecil (kuliner), dan ketiga potensi beragam seni/budaya di "Kota Hujan" itu.

Ia mengatakan selain menyerap lapangan kerja, dorongan tumbuhnya industri pendukung ini juga akan menjadi faktor bangkitnya ekonomi baru bagi Kota Bogor.

Pada bagian lain, Kang Ifan juga menyatakan bahwa tidak perlu ragu Kota Bogor belajar dari Yogyakarta dan Bali yang telah mampu mengangkat ekonomi masyarakatnya dengan mengembangkan industri pendukung pariwisata dan jasa.

Menurut dia, seperti telah diketahui bersama bahwa sangat mudah bagi wisatawan di Yogyakarta atau Bali memperoleh cenderamata khas, kue/makanan (kuliner) khas serta melihat pertunjukan seni/budaya lokal, yang diproduksi oleh masyarakat setempat.

"Industri kerajinan, kuliner dan seni/budaya itu mampu menyerap ribuan tenaga kerja dan membawa manfaat ekonomi yang sangat besar bagi masyarakat Yogyakarta dan Balim" kata doktor ekonomi lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) itu.

Untuk itu, Ifan Haryanto berharap kelak Kota Bogor mampu membangun industri pendukung sektor pariwisata/jasa yang ada guna mentransformasi manfaat pertumbuhan industri pariwisata ke masyarakat umum.

"Sehingga (manfaatnya) bukan hanya bagi pemodal/pengusaha," katanya. 
 
Andi J 



: Budisantoso Budiman

COPYRIGHT © ANTARA 2026