Medan (ANTARA) - Wakil Wali Kota Medan Zakyuddin Harahap menyebut sungai di wilayah itu perlu dilakukan normalisasi guna memperkuat mitigasi bencana, terutama banjir di ibu kota Sumatera Utara (Sumut) itu.

"Sungai di Medan sudah lama tidak dinormalisasi, sudah 20 tahun," ujar Wakil Wali Kota Zakyuddin usai Giat Bersih-Bersih Sungai di Medan, Kamis.

Zakyuddin yang langsung meninjau kondisi sungai mengatakan normalisasi perlu dilakukan karena sungai di Kota Medan menjadi salah satu penyebab banjir.

Ia mengatakan kondisi sungai di wilayah tersebut mulai menyempit, dangkal, serta dipenuhi berbagai sampah dari masyarakat.

"Normalisasi perlu dilakukan. Kalau tidak, nanti bisa bermasalah seperti banjir yang sudah dua tahun berturut-turut," kata dia.

Oleh karena itu Zakyuddin menegaskan pemerintah kota setempat bakal berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera Medan untuk membahas normalisasi tersebut.

Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat sehingga normalisasi tersebut dapat segera direalisasikan pada tahun 2026.

"Itu nanti kita akan berjuang tahun ini. Gimana normalisasi sungai segera dimulai. Kita terus berkoordinasi dengan BBWS, tahun ini akan segera, baik itu nanti ke pusat dan saya langsung berkoordinasi dengan kepala BBWS," ujarnya.

Zakyuddin dalam kesempatan itu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kelestarian sungai guna mencegah banjir di wilayah itu.

Ia meminta masyarakat untuk tidak tinggal di bantaran sungai serta tidak membuang sampah ke sungai karena akan mengganggu lingkungan serta membahayakan diri.

"Bersih itu sudah kewajiban. Maka kegiatan bersih-bersih, termasuk di sungai, terus dirutinkan," ujar Wakil Wali Kota Medan Zakyuddin Harahap.


Baca juga: Bupati Bogor ajak daerah hilir ikut jaga hulu Sungai Ciliwung di kawasan Puncak

Baca juga: Perum Jasa Tirta I gandeng 27 sekolah edukasi pantau kualitas air sungai



Pewarta: Anggi Luthfi Panggabean
Editor : Erwan Muhadam

COPYRIGHT © ANTARA 2026