Kota Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, akan mensterilkan kawasan Jalan Surya Kencana dan sejumlah ruas di sekitarnya dari pedagang kaki lima untuk mendukung proses pembongkaran Pasar Bogor dan Plaza Bogor.
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim usai Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Bogor Tengah, Kamis, mengatakan kawasan Bogor Tengah merupakan etalase utama Kota Bogor yang harus ditata agar mencerminkan wajah kota secara keseluruhan.
“Di Bogor Tengah ini ada alun-alun, pusat kuliner, serta tempat-tempat strategis lainnya. Namun kondisinya masih banyak yang perlu diberikan sentuhan,” ujar Dedie.
Ia menjelaskan, penataan dalam waktu dekat juga mencakup pengaturan pedagang kaki lima (PKL) di sejumlah ruas jalan, seperti Jalan Dewi Sartika, MA Salmun, Sawo Jajar, Nyi Raja Permas, dan Jalan Merdeka.
Selain itu, kawasan Jalan Lawang Saketeng, Jalan Pedati, Jalan Roda, Jalan Bata, dan Jalan Surya Kencana akan disterilkan dari aktivitas PKL karena akan menjadi jalur operasional pembongkaran Pasar Bogor dan Plaza Bogor.
“Lokasi-lokasi itu akan digunakan sebagai akses alat berat dan kendaraan besar untuk menyimpan serta mengangkut material bongkaran,” kata Dedie.
Menurut dia, jika kawasan tersebut tidak steril dari PKL, proses pembongkaran bisa berlangsung lebih lama dan tidak efisien.
“Karena itu saya mengimbau seluruh pedagang untuk pindah ke Pasar Sukasari dan Jambu Dua,” ujarnya.
Dedie menegaskan, mulai sekarang PKL di kawasan tersebut tidak lagi diperbolehkan berjualan karena area akan ditutup untuk kegiatan proyek.
“Bogor Tengah ini adalah representasi Kota Bogor. Ke depan seluruh wilayah Kota Bogor harus tertata rapi, bersih, dan teratur,” tutup Dedie.
