Gowa (ANTARA) - Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Pesantren Modern Cendekia Puruhita Ma’had Manailil Ulum GUPPI Gowa HM Nurdin Halid membangun sekolah moderen islami bertaraf internasional bernama Puruhita Islamic School sebagai bentuk dedikasinya dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan generasi muda.

"Ini mimpi saya 10 tahun ke depan bisa menghadirkan perguruan tinggi dan sekolah bertaraf internasional. Ini berkesinambungan seluruh anak didik, mulai TK, SD, SMP, SMA sampai perguruan tinggi dengan basis agama dan umum," ujarnya saat meresmikan sekolah tersebut di Samata, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Sabtu.

Menurut dia tertarik mengambil alih pengelolaan Yayasan Pendidikan GUPPI Gowa yang selama ini jalan ditempat selanjutnya dikembangkan agar jauh lebih baik. Selain itu, mewujudkan impian orang tuanya yang dulu pernah menjadi tenaga pendidik.

Baca juga: Nurdin Halid nyatakan Golkar konsisten dukung Airlangga maju capres 2024

"Kita branding untuk apa?, supaya diperkenalkan ada perguruan moderen. Kalau dulu dikelola secara tradisional, sekarang mesti moderen. Ke depan rencananya kita bawa guru di Melbouren (Australia) mempelajari pengelolaan pendidikan moderen bertaraf internasional di sana," tutur anggota DPR RI ini.

Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) menekankan, hal yang terpenting dalam dunia pendidikan adalah fasilitas memadai dan ditunjang rekrutmen kualitas tenaga pengajar mumpuni.

"Kita telah buat rancangan sekolah sangat layak menjadi tempat pendidikan. Mulai gedungnya, ada asrama, ada mesjid, lapangan tennis, lapangan bermain. Ini salah satu bentuk kualitas. Anak-anak bisa merasa nyaman dan kita harapkan di sini mereka hafal Alquran," paparnya.

Baca juga: Dekopin dorong koperasi kembangkan "e-commerce"

Lembaga Pendidikan Puruhita Islamic School mengusung konsep pendidikan berbasis Knowledge and Leadership Values dengan menyediakan layanan pendidikan terpadu mulai jenjang sekolah RA (Raudhatul Athfal), SD, SMP hingga SMA.



Pewarta: M Darwin Fatir
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026