Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong perluasan akses dan peningkatan mutu pendidikan anak usia dini (PAUD) melalui pelatihan guru serta kurikulum yang relevan untuk mengakselerasi pencapaian target pendidikan dasar yang lebih baik."

Langkah mewujudkan PAUD yang berkualitas dan mudah diakses harus dikedepankan untuk menghadirkan pendidikan dasar yang baik dan berkesinambungan bagi setiap anak bangsa," kata Lestari dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

Dia menyampaikan data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka partisipasi kasar (APK) PAUD usia 3-6 tahun pada 2025 meningkat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Jika pada 2024, APK PAUD usia 3-6 tahun sebesar 36,03 persen, pada 2025 APK PAUD usia 3-6 tahun menjadi sebesar 36,19 persen. Berdasarkan catatan tersebut, menurut dia, persentase anak yang belum mengikuti PAUD relatif cukup besar, sekitar 64 persen.

Baca juga: Kemendikdasmen alokasikan beasiswa S1 bagi 150.000 guru pada tahun 2026

Dia berpendapat bahwa sejumlah tantangan seperti masih adanya kesenjangan kualitas PAUD di perkotaan dan perdesaan, keterjangkauan biaya, dan kesadaran masyarakat untuk menyekolahkan anak sejak dini, harus menjadi perhatian serius semua pihak.

Dia mengatakan PAUD merupakan fondasi krusial dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul sejak dini, sejalan dengan peta jalan untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045.

Dia pun para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah, serta masyarakat dapat membangun kolaborasi yang kuat untuk menghadirkan layanan PAUD yang merata dan berkualitas di setiap daerah.

Karena, menurut dia, keberhasilan program PAUD merupakan salah satu kunci penentu dalam memutus mata rantai ketertinggalan dan menyiapkan generasi Indonesia yang lebih sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing di masa depan.

Baca juga: Meluruskan miskonsepsi anak usia dini dengan buku tentang PAUD

 



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: MPR dorong PAUD berkualitas diperluas demi pendidikan lebih baik



Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor : Heri Sutarman

COPYRIGHT © ANTARA 2026