Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak ada alasan bagi daerah terdampak bencana alam mengalami kesulitan pangan.
Dalam arahan kepada kepala daerah se-Papua di Istana Negara, Jakarta, Selasa, Prabowo mengatakan hal itu harus didukung dengan kesiapan cadangan pangan nasional serta kemampuan pemerintah pusat untuk menyalurkan bantuan pangan dalam jumlah yang mencukupi ke wilayah terdampak bencana.
Berkaca dari bencana yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Prabowo menyatakan peristiwa bencana menjadi pengingat pentingnya kemandirian pangan hingga ke tingkat desa.
"Kita bersyukur begitu di tengah badai, di tengah bencana, sumber makan kita cukup. Bahkan Menteri Pertanian laporan kepada saya untuk daerah-daerah terdampak bencana kita mampu dari pemerintah pusat mengirim tiga kali kebutuhan. Jadi, tidak ada alasan di daerah terdampak kesulitan pangan. Tidak ada alasan untuk khawatir karena kenyataannya kita mampu," ujar Prabowo.
Kementerian Pertanian telah menjalankan berbagai program untuk membuka dan mengembangkan sumber-sumber pangan di seluruh kabupaten, menyesuaikan dengan potensi wilayah masing-masing, seperti beras, jagung, sagu, maupun singkong.
Pemerintah juga menyoroti tantangan logistik akibat kondisi geografis Indonesia yang luas. Ketergantungan antarwilayah dinilai berpotensi meningkatkan biaya distribusi dan harga pangan.
Di tengah kondisi bencana, pemerintah memastikan pasokan pangan tetap aman. Bahkan, untuk daerah terdampak bencana, pemerintah pusat mampu mengirim bantuan pangan hingga tiga kali lipat dari kebutuhan normal.
Baca juga: Sumbar segera petakan daerah yang belum tersentuh bantuan bencana
Baca juga: Polda Sumut gunakan heli kirim logistik di desa terisolir terdampak bencana alam
Pewarta: Maria Cicilia Galuh PrayudhiaEditor : Erwan Muhadam
COPYRIGHT © ANTARA 2026