Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengebut pekerjaan pembangunan fisik agar dapat tuntas keseluruhan pada penghujung tahun ini demi mengoptimalkan pelayanan dasar sektor infrastruktur kepada masyarakat.
Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Bekasi Henri Lincoln mengatakan salah satu pekerjaan yang sedang berlangsung adalah penanganan darurat Ruas Jalan Kalimalang pada titik Tegal Gede-Tegal Danas.
"Perbaikan ini bertujuan meningkatkan keselamatan pengendara sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat," kata Henri di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Rabu.
Ia menjelaskan Ruas Jalan Kalimalang merupakan akses yang kerap dilintasi pengendara dengan tingkat mobilisasi kendaraan relatif tinggi terutama pada jam sibuk sehingga membutuhkan penanganan ekstra sigap dan cepat ketika ditemukan ada titik kerusakan berdasarkan hasil evaluasi lapangan.
Baca juga: Disperkimtan Bekasi kebut pembangunan program infrastruktur tambahan 2025
Baca juga: Perbaikan Jalan Kalimalang sesi Pasirtanjung Bekasi tuntas pada akhir 2024
"Pekerjaan di Jalan Kalimalang, Tegal Danas masih dalam pelaksanaan. Tujuannya adalah dengan jalan yang baik selain mampu mendukung pertumbuhan ekonomi juga untuk menjaga keselamatan serta kenyamanan pengendara," katanya.
Ia mengimbau masyarakat agar lebih bersabar dan menurunkan kecepatan saat melintasi titik-titik perbaikan jalan terutama ketika pekerjaan sedang berlangsung.
Menurut dia, kepadatan kendaraan dan kemacetan merupakan konsekuensi yang tidak terhindarkan selama proses pekerjaan perbaikan jalan tersebut berlangsung.
"Saya berharap warga memahami dengan adanya perbaikan jalan. Pasti akan terjadi kepadatan lalu lintas," katanya.
Henri mengaku pemenuhan layanan dasar tidak hanya mencakup pembangunan dan perbaikan jalan melainkan juga perbaikan drainase serta pembangunan bendungan untuk kebutuhan irigasi maupun upaya pengendalian banjir.
Baca juga: Bupati Bekasi cek perbaikan infrastruktur jalan pastikan mutu pekerjaan
Seluruh pelaksanaan program tersebut merupakan bentuk realisasi dari berbagai usulan masyarakat, baik melalui laporan daring, musyawarah perencanaan pembangunan maupun aspirasi anggota DPRD yang memperjuangkan kebutuhan warga.
"Semua dilakukan sesuai perencanaan. Memang kondisi jalan masih banyak yang perlu diperbaiki, namun kami juga menjaga kualitas pembangunannya," ucap dia.
"Karena itu, ketika jalan baru selesai diperbaiki, kami juga berharap masyarakat agar tidak langsung menggunakannya dan menunggu hingga hasil cor benar-benar kering agar optimal secara kualitas," imbuh dia mengakhiri.
