Jakarta (ANTARA) - Polda Kalimantan Utara dan Polres Tarakan menerjunkan tim khusus untuk membantu dan menjaga keamanan masyarakat yang terdampak gempa bumi susulan bermagnitudo 4,4 di Tarakan pada Sabtu.
Dansat Brimob Polda Kaltara Kombes Pol. Sarly Sollu, mengatakan pihaknya telah mendirikan dua pos darurat di Rumah Sakit Umum Kota Tarakan (RSUKT) dan di Kelurahan Mamburungan, kawasan perbukitan yang rawan longsor.
“Begitu gempa terjadi, tim tanggap bencana Sat Brimob Polda Kaltara langsung mengevakuasi pasien dari RSUKT ke posko darurat, serta melaksanakan patroli di wilayah Mamburungan untuk memastikan keselamatan warga,” kata Kombes Pol. Sarly Sollu, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu.
Untuk operasi tanggap bencana, Kombes Pol. Sarly mengungkapkan bahwa pihaknya menurunkan dua tim tanggap bencana serta menyiagakan satuan di Mako Brimob Tarakan untuk mendukung evakuasi.
Sat Brimob Polda Kaltara juga menurunkan tim medis tanggap bencana untuk memberi bantuan kesehatan kepada masyarakat di Kelurahan Mamburungan, kata dia. Pemeriksaan medis yang tersedia di sana difokuskan bagi lansia, ibu hamil, dan anak-anak.
“Selain memberikan evakuasi dan perlindungan, kami juga memastikan pelayanan kesehatan darurat tetap berjalan. Tim medis kami turun langsung ke lapangan untuk memeriksa kondisi masyarakat yang terdampak,” ucap Kombes Pol. Sarly.
