Wamena (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan melalui Dinas Kesehatan setempat membangun 18 puskesmas baru guna meningkatkan pelayanan kesehatan.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya Lesman Tabuni saat dihubungi di Wamena, Minggu, mengatakan saat ini 18 puskesmas baru telah dibangun untuk memenuhi standar pelayanan optimal kepada masyarakat.

“Hampir di semua distrik (40 distrik) telah ada puskesmas untuk dapat melayani pengobatan masyarakat secara optimal,” katanya.

Menurut dia, dengan telah dibangunnya puskesmas berstandar rumah sakit tipe D maka pemenuhan tenaga kesehatan sangat diperlukan.

Baca juga: Puskesmas di Mimika dilengkapi USG dukung pelayanan berkualitas pada masyarakat

Terkait pemenuhan tenaga kesehatan, menurut dia, Pemkab Jayawijaya meluncurkan program pendidikan  afirmasi yang  merupakan terobosan besar di bidang kesehatan untuk memberikan peluang sebesar-besarnya bagi putra daerah untuk berkontribusi dalam pelayanan kesehatan.

“Kami kuliahkan 70 anak asli Jayawijaya dengan harapan mereka memiliki kesempatan dan peluang yang sama dengan anak-anak Indonesia lain dalam pelayanan kesehatan di Jayawijaya,” katanya.

Dia menambahkan program pendidikan afirmasi, khususnya di bidang kesehatan akan terus dilakukan dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia atau SDM daerah ini.

Baca juga: 18 puskesmas di Jayawijaya aktif tangani masalah HIV-AIDS

“Kami berharap putra daerah bisa menjawab kekurangan tenaga kesehatan atau nakes di Jayawijaya. Pembangunan 18 puskesmas ini juga bagian dari persiapan penyerapan nakes putra daerah di Jayawijaya,” ujarnya.

Pemkab Jayawijaya menganggarkan Rp4 miliar biaya beasiswa afirmasi bagi tenaga kesehatan pada 2025.



Pewarta: Yudhi Efendi
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026