Banyuwangi (ANTARA) - Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan kembali menemukan dua jenazah diduga korban kapal tenggelam KMP Tunu Pratama Jaya di Pantai Pebuahan Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali, pada Rabu pagi.
Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan Kesiapsiagaan Basarnas Ribut Eko Suyanto mendapatkan laporan dari tim SAR gabungan Pelabuhan Gilimanuk (Bali) mayat pertama kali ditemukan oleh nelayan dan selanjutnya tim SAR bergerak mengevakuasi mayat tersebut.
"Jenazah diduga korban kapal tenggelam tersebut ditemukan sekitar pukul 7:00 WITA dan lokasi penemuannya berjarak sekitar 13 mil dari lokasi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya," kata dia dalam konferensi pers di Pelabuhan Ketapang Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Ciri-ciri mayat diduga korban Kapal Tunu yang ditemukan berjarak 2 kilometer dari bibir Pantai Pebuahan Kabupaten Jembrana (Bali) itu, lanjut Eko, mengenakan celana pendek berwarna biru dan kaos berwarna hitam.
KMP Tunu Pratama Jaya yang mengangkut 53 penumpang dan 12 ABK/kru serta 22 unit kendaraan itu tenggelam pada Rabu, 2 Juli 2025.
Baca juga: Nelayan pahlawan penyelamat penumpang KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam
Baca juga: Pemilik KMP Tunu Pratama Jaya memohon maaf
