Tokyo (ANTARA) - Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba, mengatakan pada Sabtu bahwa ia bermaksud untuk menyampaikan sebuah “paket” usulan dari Jepang kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait tarif yang diumumkan awal pekan ini.
Sebelumnya pada Jumat (4/3), PM Ishiba menyatakan ia akan mengadakan panggilan telepon dengan Trump mengenai kebijakan tarif tersebut.
Pada Sabtu, ia mengatakan kepada wartawan bahwa panggilan dapat dilakukan paling cepat minggu depan (pekan di Jepang dimulai pada Minggu), pada waktu yang sesuai bagi kedua pihak.
“Yang penting bukan hanya percakapannya, tetapi bagaimana negara kita akan merespons berbagai isu yang disampaikan oleh Presiden (Trump). Tidak ada gunanya hanya mengatakan, ‘Tolong buat pengecualian untuk Jepang’,” kata Ishiba kepada wartawan.
“Dalam negosiasi dengan AS, saya ingin menyampaikan (usulan Jepang) dalam paket, jadi itu akan membutuhkan waktu, tapi kita akan berhasil jika kita melakukannya,” sambungnya.
