Jakarta (ANTARA) - Kementerian Komunikasi dan Digital mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp9,69 triliun untuk tahun 2025, termasuk sebesar Rp280 miliar untuk merampungkan proyek Pusat Data Nasional (PDN) Cikarang.
Demikian disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Komdigi Ismail dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis.
"Kami juga untuk khusus tahun 2025, telah dilakukan prioritisasi yang akan memiliki dampak kepada masyarakat, Kemkomdigi akan mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp9,69 triliun," kata Ismail.
"Yang di dalamnya termasuk Rp280 miliar dari sumber dana PHLN (Pembiayaan Hibah Luar Negeri) untuk penyelesaian proyek PDN Cikarang dan kebutuhan operasional dan pemeliharaan lainnya," sambung Ismail.
Baca juga: Imigrasi sudah surati Kominfo untuk minta "back up" data pada PDN sejak April 2024
Ismail mengatakan, alternatif pembiayaan akan dicari guna memenuhi kewajiban dan memastikan kelangsungan operasional layanan publik yang esensial.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui izin penggunaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) serta peningkatan PNBP Badan Layanan Umum (BLU) sebagai utilisasi layanan BLU Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI).
Dalam kesempatan itu, Ismail memohon dukungan dari Komisi I DPR RI untuk menyetujui usulan tambahan anggaran tahun 2025, termasuk alokasi dana PHLN sebesar Rp280 miliar untuk proyek PDN Cikarang.
"Termasuk luncuran tambahan anggaran sumber dana PHLN sebesar Rp280 miliar untuk penyelesaian proyek PDN Cikarang yang akan segera disampaikan kepada Menteri Keuangan," kata Ismail.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyatakan bahwa Komisi I DPR RI mendukung usulan tambahan anggaran Kementerian Komdigi sebesar Rp9.685.741.176.000.
Baca juga: Kapolri: Gangguan terkait sistem PDNS sedang didalami bersama BSSN
"Yang di dalamnya termasuk Rp280 miliar dari sumber dana PHLN untuk penyelesaian proyek PDN Cikarang," kata Dave.
Dalam rapat kerja tersebut, Ismail juga menyampaikan bahwa usulan efisiensi pagu anggaran 2025 yang sebelumnya sebesar Rp4,49 triliun atau 58,17 persen, mendapat restrukturisasi atau penyesuaian oleh Kementerian Keuangan menjadi Rp3,84 triliun atau 49,57 persen.
"Hasil penyesuaian, Kemkomdigi mengalami penyesuaian anggaran dengan efisiensi anggaran sebesar Rp3,84 triliun atau sebesar 49, 57 persen dari pagu alokasi anggaran tahun anggaran 2025," ujar Ismail.