Jakarta (ANTARA) - Aliansi Dosen ASN Kemdiktisaintek Seluruh Indonesia (Adaksi) mengharapkan Presiden Prabowo Subianto tersentuh hatinya terkait belum terbayarnya tunjangan kinerja bagi mereka.
"Karena banyak kawan-kawan kami di daerah harus mencari pekerjaan yang lain untuk bisa 'survive' (bertahan hidup)," kata Ketua ADAKSI Pusat Anggun Gunawan saat menggelar penyampaian pendapat di sekitar Patung Kuda Jakarta Pusat, terkait tunjangan kinerja di Jakarta, Senin
Saat ini para dosen ASN di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi berharap belas kasih dari Presiden Prabowo terhadap kesejahteraan mereka.
Apalagi Presiden memiliki hak prerogratif dalam hal anggaran sehingga tuntutan para dosen yang menggelar aksi di seluruh Indonesia dapat dikabulkan segera mungkin.
"Presiden memiliki hak prerogratif untuk menganggarkan. Semuanya bisa dianggarkan oleh Presiden, dan sudah banyak dana negara yang bisa dihemat, kenapa tidak bisa untuk tunjangan kinerja dosen," katanya.
Para dosen yang berunjuk rasa akan bergerak ke Istana.
Aksi akan terus dilakukan hingga tuntutan mereka dapat dikabulkan untuk pencairan secara utuh dan mencakup semua dosen.
Baca juga: Kemdiktisaintek tegaskan pembayaran tukin dosen ASN 2020-2024 tak bisa dirapel
Baca juga: Kemdiktisaintek: Dosen ASN sampaikan aspirasi objektif
