ecopark-optimalkan-perawatan-tumbuhan
Bogor, 13/7 (ANTARA) - Selama musim kemarau pusat konservasi tumbuhan Kebun Raya Bogor-LIPI memaksimalkan perawatan tumbuhan yang tersimpan di kawasan Taman Ekologi atau Ecopark Cibinong Science Center dengan melakukan penyiraman tanaman sebanyak dua kali sehari.

"Agar tanaman-tanaman tidak mengalami kekeringan selama musim kemarau kita melakukan penyiraman tanaman sebanyak dua kali sehari, tapi kalau ada hujan kita hanya menyiramnya sekali saja," kata Staf Humas Pusat Konservasi Kebun Raya Bogor-LIPI, Sugiharti di Cibinong, Kamis.

Sugi mengatakan, penyiraman dilakukan terhadap 10.000 bibit pohon yang sudah ditanam di kawasan Ecopark.

Air penyiraman berasal dar danau buatan yang terdapat di dalam Ecopark.

"Air disalurkan dengan menggunakan selang. Insya Allah selama musim kemarau kita tidak kekurangan air untuk merawat tanaman yang ada," katanya.

Selain melakukan penyiraman rutin, untuk menjaga tanaman di Ecopark tetap terpelihara dengan cara mengurangi penanaman selama musim kemarau.

Menurut Sugi, masih banyak lahan yang akan dilakukan penanaman. Namun, selama musim kemarau penanaman dikurangi untuk mencegah kekeringan terjadi.

"Selama musim kemarau kita mengurangi penanaman pohon, kalau ada pihak yang melakukan penanaman kita tahan dulu setelah lewat kemarau baru kita lakukan penanaman," katanya.

Dia menjelaskan, Ecopar merupakan singkatan dari Ecology Park, merupakan suatu kawasan konservasi exsitu kekayaan flora Indonesia.

Tumbuhan-tumbuhan yang ditanam di kawasan tersebut merupakan kumpulan tumbuhan dari ekosistem dataran rendah di Indonesia.

"Artinya, seluruh tumbuhan yang ditanam di Ecopark adalah tumbuhan asli Indonesia," katanya.

Ecopark diresmikan sejak 1964 oleh Presiden RI Ir Soekarno sebagai komplek penelitian ilmu hayati Indonesia.

Kawasan yang terletak di tengah komplek Cibinong Science Center-LIPI ini memiliki luas area 32 hektare yang sudah ditanami dengan danau buatan yang berasal dari 23 titik mata air.

"Konsep penanaman di Ecopark berbeda dengan Kebun Raya Bogor. Kalau di KRB penanaman berdasarkan famili, kalau di Ecopark berdasarkan region," katanya.


Laily R


: Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026