mwa-dorong-implementasi-inovasi-ipb-
Bogor, 9/6 (ANTARA) - Majelis Wali Amanat Institut Pertanian Bogor mendorong inovasi yang telah diciptakan dapat direalisasikan untuk kehidupan masyarakat luas.

"MWA mendorong agar inovasi-inovasi yang telah dilahirkan IPB agar bisa diaplikasikan ke masyarakat sehingga lebih bermanfaat," kata Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Dr Ir Muhamad Achmad Chozin, MAgr saat ditemui usai sidang pleno khusus MWA di Kampus IPB Barangsiang, Jumat.

Chozin mengatakan, prestasi IPB meraih penghargaan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) selama empat tahun berturut-turut perlu terus dipertahankan dan ditingkatkan setiap tahunnya.

Namun, lanjut dia, yang terpenting adalah inovasi tersebut diimplementasikan. Misalnya melakukan kerja sama dengan dunia industri, dan swasta.

"Jadi semua inovasi yang diciptakan ada manfaatnya bagi pihak lain. Terutama masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan khususnya petani," katanya.

Chozin mengatakan, IPB harus terus mengembangkan inovasi khususnya teknologi dan produksi serta varietas, agar mendorong peningkatan pertanian.

Ia mengakui bahwa dari sekian banyak inovasi yang diciptakan oleh IPB belum semuanya dimanfaatkan untuk masyarakat.

"Oleh karena itu, MWA mendorong agar inovasi IPB dapat diimplementasikan kepada masyarakata luas," katanya.

Sementara itu, Rektor IPB Prof Dr Ir Herry Suhardiyanto mengatakan, selama empat tahun berturut-turut IPB meraih penghargaan HKI.

Penghargaan HKI pertama diterima pada tahun 2008, dari 100 inovasi yang dilahirkan sebanyak 21 inovasi masuk kriteria penilaian.

Lalu pada tahun 2009, dari 101 inovasi, lulus 24 inovasi. Tahun 2010 sebanyak 102 inovasi diterima 51 inovasi, terakhir tahun 2011 ada 103 inovasi dan yang diterima 35 inovasi.

"Totalnya ada 131 inovasi yang telah diterima selama empat tahun berturut-turut ini," kata rektor.

Rektor mengatakan kedepan IPB berupaya agar inovasi yang telah dilahirkan ini dapat diimplementasikan agar lebih bermanfaat kepada masyarakat luas.

"Kita ingin mempromosikan inovasi yang belum diimplementasikan ini agar dimanfaatkan oleh masyarakat luas," kata Rektor.

Rektor menambahkan, IPB telah mengadakan anggaran bagi peneliti untuk memasarkan inovasinya. Peneliti akan diberikan pinjaman, untuk mempromosikan inovasinya.

"Kita harapkan produk-produk yang terpilih bisa dimanfaatkan masyarakat dan direkomendasikan," kata Rektor.
 


Laily R


: Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026