13-rumah-hancur-diterjang-puting-beliung
Depok, 3/4 (ANTARA) - Sebanyak 13 rumah di Kota Depok hancur akibat diterjang angin puting beliung, selain merusak rumah juga menumbangkan pohon-pohon.

"Kejadiannya Senin malam (2/4) yang merusak rumah saya," kata warga Bojong Sari, Hanafi di Depok, Selasa.

Kerusakan rumah tersebut terjadi di Jalan Suaemi RT 003/RW 002, Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojong Sari, Kota Depok, Jawa Barat.

Kencangnya angin merusak rumah warga dan pepohonan yang ada. Akibatnya akses jalan yang biasa dilalui warga tertutup pohon tumbang.

Ia mengatakan saat malam itu terjadi angin kencang disertai hujan es yang membuat suasana sangat mencekam. "Saya buru-buru menyelamatkan diri ketempat yang aman," katanya.

Sedangkan Ketua RT 003/RW 002 Munasir menjelaskan akibat kerusakan rumah tersebut sebanyak 30 Kepala keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan terpaksa mengungsi.

"Banyak rumah yang gentengnya berhamburan. Tapi tak ada korban jiwa," katanya.

Selain bencana alam berupa angin puting beliung, di tempat lain juga terjadi longsor akibat hujan yang terus menerus. Longsor terjadi di Perumahan Pondok Tirta Mandala Blok W RT 005/RW 019 Depok.

Tebing setinggi 10 meter yang bersebelahan dengan perkampungan menimpa rumah milik Ibu Anton. Selain itu, saluran air sedalam lima meter juga tertutup longsoran tebing.

Salah seorang warga Zahrul Darmawan berharap agar kerusakan tersebut segera diperbaiki oleh Pemerintah Kota Depok jika tidak segera diperbaiki dan hujan deras kembali melanda maka akan terjadi banjir.

Zahrul mengatakan longsor tersebut merupakan yang pertama kali terjadi dan tidak ada korban jiwa.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Depok Idris Abdul Somad mengatakan pihaknya akan mengalokasikan dana untuk memperbaiki rumah warga yang rusak akibat bencana alam.

"Kami akan menyiapkan anggaran untuk perbaikan tersebut," ujarnya.

Saat ini katanya dilakukan pendataan untuk mengetahui kerugian yang diderita warga dalam bencana tersebut.


Feru L 


:

COPYRIGHT © ANTARA 2026