"Setelah hasil evaluasi kurikulum, Dinas Pendidikan mendata ada 1.362 dari 2.861 sekolah siap menggunakan kurikulum 2013," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Dace Supriyadi di Cibinong, Rabu.
Ia mengatakan sesuai intruksi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dan keputusan bersama terkait penggunaan kurikulum pendidikan di sekolah. Tetapi sesuai hasil evaluasi analisi sekolah untuk tingkat Sekolah Dasar belum mampu ikut program kurikulum 2013. Karena belum memiliki kesiapan fasilitas untuk menggunakan kurikulum 2013.
Sesuai data yang masuk di Dinas Pendidikan kabupaten Bogor.Kurikulum 2013 digunakan tingkat SMA ada 141 sekolah dari 171 sekolah dan 30 sekolah masih menggunakan kurikulum 2006. Untuk tingkat SMK yang ikut kurikulum 2013 ada 261 sekolah dari 312 sekolah sisinya 51 masih ikut kurikulum 2006.
Sedangkan untuk tingkat SMP yang menggunakan kurikulum 2013, kata Dia, ada 544 sekolah dan 63 sekolah masih memakai kurikulum 2006 dari total dari 607 sekolah.
Namun, untuk SD dari 1.762 sekolah yang memakai kurikulum 2013 ada 416 sekolah dan sisanya 1.346 sekolah pakai kurikulum 2006.
Sesuai rapat kerja hari ini, kata Dia, memang masih banyak evaluasi catatan kekurang saat program kerja 2014 dilaksanakan. Tetapi di tahun 2015 Dinas Pendidikan masih tetap fokus meningkatkan fasilitas dan sumberdaya manusia untuk peningkatan kualitas pendidikan kabupaten Bogor.
Sedangkan untuk program kurikulum pendidikan. Dinas Pendidikan kabupaten Bogor, kata Dace, Masih menggunakan kurikulum 2013 dan kurikulum 2006. Pemakaian itu, sesuai intruksi Kementerian Pendidikan RI dan keputusan bersama pemerintah pusat.
Sementara itu, kata Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan kabupaten Bogor, Hidayat mengatakan siap meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan melalui kegiatan perlombaan anta sekolah. Namun, tetap fokus menyiapkan pemakaian kurikulum 2013 untuk ujian nasional tingkat SMA di kabupaten Bogor.
"Memang masih ada yang menggunakan kurikulum 2006, tetap targetnya tahun 2015 ke 30 sekolah SMA bisa menggunakan kurikulum 2013,"katanya.
Seharusnya, kata Dia, Pemerintah pusat tidak memutuskan satu program pendidikan yang masih berjalan dan belum dilakukan ujian nasional.
Tata Karwita Kepala Seksi SMK Dinas Pendidikan merasa kerepotan dalam pelaksanaan dua kurikulum 2013. Ia berharap tahun 2015 pendidikan bisa satu kurikulum dengan peningkatan kualitas fasilitas dan sumberdaya manusianya. Agar pendidikan semakin maju dan berkualitas di kabupaten Bogor.
Pewarta: AhmadiUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026