Bogor (Antaranews Megapolitan) - Institut Pertanian Bogor (IPB) memperkuat kerja sama double degree dengan University of Adelaide, Australia dengan perluasan di bidang pendidikan, khususnya gelar ganda master dan doktoral dan riset interdisiplin. 

Rektor IPB, Dr Arif Satria, dalam keterangan tertulisnya, Kamis mengatakan IPB telah menjalin kerja sama secara intensif dengan University of Adelaide sejak 2005 dan IPB menjadi satu-satunya partner strategis bagi University of Adelaide di Indonesia.  

Kerja sama diawali dengan kegiatan penelitian bersama dan kemudian secara bertahap mulai dibuka program Double Degree  master bidang ekonomi yang memperoleh pendanaan dari Australian Award.

Program double degree (DD) melibatkan kementerian dan pemerintah provinsi seperti kementerian perdagangan, 2 batch students, PemProv NAD, 2 batch dan juga Badan Pusat Statistik. 

Arif mengatakan tidak hanya di bidang ekonomi, program DD juga mencakup bidang inovasi dan kewirausahaan, dengan mahasiswa dari Kementerian Perindustrian Kegiatan mobilitas dosen Adelaide ke IPB juga secara rutin dilakukan setiap tahunnya untuk memberikan training terkait dengan penulisan artikel, kuliah tamu dan pembicara seminar. 

Demikian juga mahasiswa Adelaide berkunjung ke IPB untuk mengikuti kegiatan summer course di Fakultas Peternakan dan juga di Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM). Penelitian kerja sama melalui skema pendanaan dari ACIAR juga telah berjalan antara Center for Global Studies and Resources dengan IPB.  

Selanjutnya, di bidang akademik perluasan kerja sama akan segera dilakukan utamanya membuka program baru pendidikan gelar ganda S3 bidang ekonomi dan juga bidang lainnya.

Selain bidang pendidikan, kerja sama riset internasional juga akan diperkuat melalui pendekatan interdisiplin. Tema riset unggulan sedang dikaji bersama oleh dua belah pihak diantaranya adalah bidang “global food and resources” serta “smart farming”.

Rektor IPB yang didampingi Dr Nunung Nuryartono (Dekan FEM), Dr Arief Daryanto (Dekan Sekolah Vokasi) dan Prof Iskandar Z Siregar (Direktur Program Internasional) juga berkesempatan mengunjungi School of Food, Agriculture and Wine di Waite Campus University of Adelaide yang memiliki fasilitas terkini dan tercanggih untuk mendukung penelititian frontiers seperti Plant Genomics Center, Plant Phenomics serta Plant Accelerator Facilities. 

"Melalui fasilitas tersebut kegiatan penelitian pemuliaan tanaman untuk menghasilkan varietas baru dapat dipercepat untuk mendukung pertanian berkelanjutan," demikian Arif Staria. 

Editor : Zita Merina

Pewarta: Feru Lantara

Editor : Feru Lantara


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2019