Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, bekerja sama dengan PT Olympic Bangun Persada meningkatkan kapasitas persimpangan Jalan Raya Bogor, Jalan Sholeh Iskandar (Sholis) dan Jalan Tol Bogor Ring Road (BORR). 

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto di Kota Bogor, Rabu, menerangkan bahwa kerja peningkatan kapasitas persimpangan jalan adalah komitmennya dalam menata ruang kota untuk mengoptimalkan zona-zona peruntukan wilayah, termasuk wilayah pusat perekonomian. 

"Untuk mewujudkan redistribusi fungsi yang semula terpusat di tengah kota, tentu butuh kerja sama dengan berbagai pihak, meski berat," kata Bima. 

Bima mengungkapkan redistribusi fungsi tetap konsisten di jalan sejak periode pertamanya menjabat 10 tahun lalu namun implementasinya perlu dilakukan secara bertahap. 

Tahapan itu dimulai dengan peningkatan kapasitas persimpangan jalan yang sangat strategis di pinggir kota itu,  akan berdampak pada pertumbuhan perumahan dan pertokoan di wilayah Kecamatan Bogor Utara. 

Oleh karena itu, kata Bima, perjanjian kerja sama dengan yang telah ditandatanganinya bersama Direktur Utama PT Olympic Bangun Persada Norman Edward Sebastian di  Balai Kota Bogor, Selasa (21/2) sangat strategis. 

Bima Arya menyampaikan saat ini Pemkot Bogor sedang menyebar dan membuat zona seperti zona pusat pemerintahan, perumahan, dan sebagainya. Balai Kota Bogor pun akan dipindah ke wilayah Bogor Timur.

Saat ini, kata dia, sudah disiapkan lahan sekitar 6 hektare untuk menjadi pusat pemerintahan baru.

"Kemudian juga akan ditata menjadi kawasan heritage, museum, perpustakaan, serta concert hall. Semua Dinas akan berkumpul di pusat pemerintahan," ucapnya.

Bima Arya berharap kawasan superblok residensial, bisnis, dan komersial OCBD (one central  business district) di wilayah Bogor Utara menjadi sentra baru distrik-distrik Bogor di masa depan. Di sana ada perumahan, ada perkantoran, bisnis, dan lain-lain.

Penataan itu membuat pusat perkantoran tidak lagi ada di pusat kota sehingga beban dan penumpukan trafik ataupun mobilitas masyarakat tidak lagi bertumpuk di pusat kota.

"Langkah kita konsisten ke arah sana, tetapi memang tidak mudah karena terkait dengan pembebasan lahan, investasi yang prospektif masuk kesana, terkait juga dengan dinamika sosial dan sebagainya," ujarnya.

Baca juga: Wali Kota Bogor: Peningkatan kapasitas jalan akan naikan PAD

Baca juga: Bima Arya resmikan prasasti lagu Kuring bogoh ka Bogor


 

Pewarta: Linna Susanti

Editor : Budi Setiawanto


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2023