Wali Kota Bogor, Jawa Barat Bima Arya Sugiarto menargetkan daerahnya dapat mengejar capaian Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Campak Rubela (MR) di daerahnya mencapai 90 persen hingga akhir Bulan Oktober 2022.

Bima Arya yang juga Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) saat wawancara usai menghadiri pertemuan ke-14 IDI Cabang Kota Bogor di IICC, Sabtu, mengatakan capaian BIAN yang menurun pada tahun ini merupakan fenomena perkotaan di seluruh Indonesia yang perlu didalami agar kembali meningkat.

"Iya ini fenomena perkotaan di seluruh Indonesia. Kota-kota di Indonesia capaian BIAN rendah daripada kabupaten-kabupaten. Ini masih kita dalami juga, tapi sudah kita gencarkan sekarang sudah 82 persen di Kota Bogor," katanya.

Baca juga: Pemkot Bogor percepat capaian vaksinasi campak rubela

Bima menyampaikan hingga Rabu (28/9), capaian BIAN telah mencapai 79,4 persen atau 56.842 orang anak dari 71.206 orang anak sasaran dengan cara mendatangi langsung ke rumah-rumah.

Hingga minggu pertama Oktober 2022 ini, kata dia, capaian imunisasi Campak Rubela telah naik sekitar 2,6 persen dari 79,4 persen menjadi 82 persen sebanyak 58.388 orang anak.

Capaian tersebut perlu dipercepat dengan metode edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya imunisasi pada kesehatan anak yang akan menjadi generasi bangsa ke depan.

Baca juga: Bima Arya minta percepatan capaian imunisasi dengan gencarkan sosialisasi dan edukasi

Data akhir September 2022, Dari 68 kelurahan vaksinasi di kelurahan wilayah terluar rata-rata imunisasi telah mencapai di atas 80 persen, bahkan wilayah Situgede, Bogor Barat sudah mencapai 100 persen. Meskipun ada pula tiga kelurahan yang masih di bawah 50 persen yakni di kelurahan wilayah tengah atau pusat kota.

Pemerintah Kota Bogor menggencarkan vaksinasi di tiga lokasi tersebut dengan pendekatan melalui tokoh agama setempat.

"Waktu Unicef datang, masih 70-an sekarang sudah naik gitu. Tapi ini satu hal yang harus jadi perhatian bersama ya. Bagaimana menggencarkan edukasi kepada seluruh segmen masyarakat," kata Bima.

Baca juga: Ayo, Lengkapi Imunisasi Anak

Kadinkes Kota Bogor Sri Nowo Retno sebelumnya juga sempat menerangkan, BIAN bertujuan melindungi anak Indonesia dari penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan Imunisasi yakni pemberian vaksin Campak Rubela serta melengkapi dosis Imunisasi Polio dan DPT-HB-Hib yang terlewat.

Imunisasi tersebut dapat mencegah kesakitan dan kecacatan akibat Campak, Polio, Pertusis (batuk rejan), Rubela, Difteri, Hepatitis B, Pneumonia (radang paru), Meningitis (radang selaput otak).

Pewarta: Linna Susanti

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2022