"Patient safety merupakan konsep baru dari dunia kedokteran yang memperhatikan sistem konstruksi, tata letak ruangan, penggunaan material bangunan serta pengaturan alur pasien infection dan non infection demi keselamatan dan kenyamana pasien," kata Rektor UI Muhammad Anis saat peletakan batu pertama RS Pendidikan UI di Kampus UI Depok, Senin.
Pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Universitas Indonesia (UI) dimulai dengan pencanangan batu pertama di Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) di Depok. Peresmian pencanangan diresmikan langsung oleh Rektor UI Muhammad Anis, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh dan perwakilan dari Japan International Cooperation (JICA).
Menurut dia Rumah Sakit Pendidikan UI merupakan rumah sakit pendidikan pertama di Indonesia yang mengakomodasi konsep patient saftey serta berakreditasi internasional.
Dengan luas bangunan 74.043 meter persegi, rumah sakit 14 lantai ini akan memiliki 250 kamar yang terdiri dari 1/3 kamar kelas satu (VIP), 1/3 kamar kelas dua dan 1/3 kamar kelas tiga. Pembangunan Rumah Sakit didanai oleh JICA loan dengan mengedepankan konsep pelayanan primer, sekunder dan tersier secara komprehensif.
Ia mengatakan sebagai rumah sakit pendidikan, rumah sakit akan terintegrasi dengan kegiatan belajar mengajar mahasiswa di fakultas Rumpun Ilmu Kesehatan (RIK) yaitu Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, Keperawatan, Farmasi, Kesehatan Masyarakat (inter-profesional education).
Untuk itu lanjut dia rumah sakit ini akan dilengkapi ruang observasi bagi para mahasiswa tanpa mengganggu kenyamanan pasien. Gedung RS juga akan dilengkapi dengan infrastruktur teknologi yang mendukung mahasiswa memantau tindakan medis secara langsung di ruang kelas (atas ijin pasien).
"Jembatan penghubung antara rumah sakit dengan gedung fakultas RIK juga akan dibangun untuk mendukung model integrasi tersebut," katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan secara bersamaan, klinik satelit juga akan didirikan didekat fakultas Teknik. Klinik satelit merupakan klinik rujukan awal yang dibangun untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat umum maupun warga sekitar lingkungan UI sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Pendidikan.
Dikatakannya di rumah sakit pendidikanlah mahasiswa dapat terjun langsung untuk mendapatkan pengalaman dalam menangani berbagai macam penyakit. Rumah sakit ini dapat menjadi sarana pendidikan tenaga kesehatan secara integrasi, sarana rujukan pelayanan kesehatan prima bagi masyarakat serta menjadi sarana penelitian yang mendukung pengembangan ilmu kesehatan.
"Diharapkan RS ini dapat menjadi model percontohan RS pendidikan bagi universitas lain," katanya.
Pewarta: Oleh Feru LantaraEditor : Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.