transaksi-emas-di-bekasi-meningkat
Bekasi, 20/12 (ANTARA) - Aktivitas transaksi jual beli emas di wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat, mengalami peningkatan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2012.

"Menjelang akhir tahun, permintaan jual dan beli emas di toko saya meningkat sekitar 20 persen," ujar Anton Tanu, pemilik toko emas di Pasar Sumber Arta Bintara, Bekasi Barat, Senin.

Menurut dia, pada hari normal pelanggan yang berdatangan sekitar 20 orang per hari, namun, pada akhir tahun bisa sekitar 24 orang pelanggan.

Menurut dia, pelanggan yang berdatangan tersebut stabil antara yang ingin membeli dengan yang menjual perhiasan emasnya. Kebanyakan dari mereka beralasan untuk keperluan Natal dan liburan tahun baru.

"Tak bisa dikisarkan banyak yang beli atau menjual. Permintaannya sama," kata Anton.

Menurut dia, sejauh ini harga emas berangsur-angsur menurun. Namun, ia tidak bisa memperkirakan ke depan penurunan atau kenaikan harga logam mulia tersebut.

Menjelang Lebaran lalu, harga emas melonjak tajam menjadi Rp512.000 per gram. Meski harga tersebut sempat bertahan lama, namun kini harga logam mulia tersebut merosot sekitar 0,7 persen menjadi Rp475.000 per gram

Anton mengaku biasa membeli emas pelanggan dengan memotong harga berkisar Rp10.000-Rp15.000 dari harga Standar Taksiran Logam (STL).

Lauransi Veronica (42), warga Jatibening, Bekasi, mengaku memanfaatkan momentum Natal dengan menjual perhiasan emasnya. Ia tak terpengaruh dengan harga emas yang menurun menjelang akhir tahun ini.

"Saya jual emas untuk merayakan Natal bersama keluarga," ujarnya.




:

COPYRIGHT © ANTARA 2026