Jakarta (ANTARA) - Kerajaan Arab Saudi kembali memberangkatkan 42 warga negara Indonesia untuk melaksanakan ibadah haji secara gratis atas undangan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud.
"Tentu Kerajaan Arab Saudi merasa terhormat dan merupakan suatu kewajiban bagi kami untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh umat Islam, termasuk jamaah haji," kata Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah H. Amodi pada acara pelepasan para calon haji Indonesia di Jakarta, Selasa.
Ia mengatakan program undangan tamu haji ini merupakan arahan langsung dari Raja Salman bin Abdul Aziz Al Saud dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MbS) untuk memberikan kemudahan, pelayanan serta fasilitas terbaik bagi para tokoh Indonesia yang menunaikan ibadah haji.
Menurutnya, program haji ini sekaligus bagian dari komitmen Pemerintah Arab Saudi dalam meningkatkan kualitas pelayanan haji bagi umat Islam di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Baca juga: Khofifah Indar Parawansa berangkat haji atas undangan Raja Salman
Pada kesempatan itu, Faisal juga mendoakan para calon haji yang telah dan akan berangkat agar menjadi haji mabrur dan mendapat ampunan dan juga kembali ke tanah air dengan selamat.
Pada tahun ini sebanyak 42 warga negara Indonesia dari berbagai kalangan dan daerah mendapat undangan haji tamu Raja Salman.
Mereka akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada Selasa malam, 19 Mei, dan akan kembali ke tanah air pada 3 Juni 2026.
Acara pelepasan calon haji itu juga dihadiri oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hassan dan duta besar negara-negara sahabat, seperti Palestina dan Sudan.
Baca juga: Wamen Arab Saudi pastikan pelayanan terbaik bagi tamu undangan haji Raja Salman
Baca juga: 50 warga Indonesia pergi haji gratis atas undangan Raja Salman
Kerajaan Arab Saudi juga telah menetapkan rencana strategis yang berkaitan dengan pelayanan ibadah haji, salah satunya adalah fast track (jalur cepat), di sejumlah bandara di Indonesia termasuk Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta, Solo dan Surabaya.
Fast track adalah layanan pemeriksaan dokumen jemaah haji secara cepat oleh Keimigrasian Pemerintah Arab Saudi di Indonesia.
Layanan itu dapat menghemat waktu jemaah setibanya di bandara Madinah atau bandara Jeddah.
Pewarta: Asri Mayang SariUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026