Jakarta (ANTARA) - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan, proyek DME (Dimethyl Ether) tetap jalan meskipun terdapat proyek CNG yang dibidik untuk menjadi alternatif dari LPG.
“Jadi LPG ada, masih terus kami produksi. Kemudian, nanti ada CNG, ada DME, dan beberapa kemungkinan-kemungkinan lain harus dibuka opsi-opsinya,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ahmad Erani Yustika ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa.
Dia menyampaikan, proyek DME atau gasifikasi batu bara yang dibidik menjadi alternatif dari LPG tetap berlangsung meskipun pemerintah mulai gencar membidik CNG untuk menjadi alternatif dari LPG.
Menurut dia, DME masih menjadi investasi yang dipertimbangkan oleh Danantara. Selain itu, ia menilai lebih banyak alternatif untuk LPG akan semakin baik untuk ketahanan energi Indonesia.
Baca juga: Menekan impor LPG dengan pemanfaatan DME di dapur rumah tangga
“Makin ada variasi dan sumber-sumber yang banyak kan bagus buat kemandirian,” ujar Erani.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut uji coba untuk Compressed Natural Gas (CNG) ukuran 3 kilogram dilakukan di China dan Indonesia.
Pewarta: Putu Indah SavitriUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026