Bogor (ANTARA) - Budi daya magot dalam pengelolaan sampah di RW 1 Kelurahan Warudoyong Kota Sukabumi memberikan dampak positif bagi warga setempat.
Lurah Warudoyong Nuke Nurul Aini, menyebutkan budidaya magot itu sebagai solusi lingkungan hidup dan peningkatan ekonomi warga.
Ia menjelaskan pengelolaan sampah yang menjadi juara pertama dalam sayembara pengelolaan sampah tingkat Kota Sukabumi, diawali dengan pengumpulan sampah dari rumah warga yang dilanjutkan dengan proses pemilahan untuk memisahkan sampah anorganik dan organik.
“Sampah organik kita jadikan pakan maggot. Maggot ini bisa dipanen sekitar 18 – 20 hari, hingga menjadi maggot dewasa,” jelasnya.
Ia menambahkan budi daya maggot ini memiliki nilai ekonomis bagi warga, sehingga saat ini hasil pengelolaan sampah tersebut dimanfaatkan pula untuk beternak ayam dan bebek.
“Maggot dewasa bisa dijadikan pakan ternak atau umpan untuk memancing. Dari perkembangan maggot itu, kami memiliki ayam dan bebek.
Alhamdulillah saat ini dari hasil ternak, kita punya 20 ekor anak ayam bebek. Semoga ke depannya semakin berkembang, dan menjadi ketahanan pangan RW 1,” ujarnya.
Manfaat lainnya adalah pengelolaan sampah di RW 1 menjadi semakin tertib, sehingga lingkungan sekitar pun menjadi lebih bersih dan nyaman. (diskominfo)
Pewarta: Pewarta BPJEditor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026