Makassar (ANTARA) - Universitas Muslim Indonesia (UMI) masuk 10 besar perguruan tinggi swasta (PTS) dengan jumlah peneliti terbanyak di Indonesia

Berdasarkan data RISBANG Kemendiktisaintek, UMI tercatat memiliki 109 peneliti aktif. UMI satu-satunya kampus swasta di luar Pulau Jawa yang masuk dalam daftar.

"Penelitian dosen-dosen UMI tidak hanya publikasi, tetapi solusi bagi masyarakat dan prestasi. Itu pula yang menjadikan UMI sebagai satu-satunya PTS di luar Pulau Jawa yang masuk sepuluh besar peneliti terbanyak secara nasional," ujar Rektor UMI Prof Hambali Thalib pada acara Wisuda UMI Periode April di Makassar, Jumat.

Adapun sembilan PTS di atas UMI yakni Universitas Ahmad Dahlan (366 peneliti), Universitas Muhammadiyah Surakarta (319 peneliti), Universitas Telkom (210 peneliti), dan Universitas Islam Indonesia sebanyak 186 peneliti.

Baca juga: Mapala UMI ikut laksanakan program kemanusiaan di Tapanuli Selatan
Baca juga: Universitas Muslim Indonesia tetapkan kuliah daring selama Ramadhan
Baca juga: UMI peringkat keenam kampus terbaik se-KTI versi Webometrics 2026

Selanjutnya Unismuh Yogyakarta (149 peneliti), Universitas Bina Nusantara (137), Universitas Mercu Buana (126), Universitas Tarumanegara (112), dan Universitas Satya Wacana yang menduduki peringkat sembilan dengan jumlah peneliti yang sama dengan UMI yakni 109 orang.

Berdasarkan pengelompokan data, distribusi peneliti UMI terfokus dalam bidang sosial, ekonomi, dan bisnis dengan kontribusi sebesar 37 persen atau 27 peneliti. Fokus ini mencerminkan komitmen UMI dalam mendorong pembangunan ekonomi masyarakat dan penguatan sektor sosial.

Sementara itu, bidang kesehatan dan kedokteran menyumbang 27 persen atau 20 peneliti. Bidang teknik dan rekayasa mencatat kontribusi sebesar 16 persen atau 12 peneliti serta bidang pendidikan dan humaniora berkontribusi sebesar 14 persen atau 11 peneliti.

 



Pewarta: Abdul Kadir
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026