Karawang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyiapkan perluasan lahan tambah tanam untuk mengejar target produksi gabah pada tahun 2026 ini yang mencapai 1,42 juta ton gabah kering panen.
Kepala Bidang Sarana Pertanian, Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Karawang, Mahmud di Karawang, Minggu, menyampaikan pada tahun ini produksi gabah ditargetkan mencapai 1.418.000 ton.
Disebutkan, target tersebut ditetapkan menyesuaikan dengan hasil produksi gabah kering panen pada tahun sebelumnya yang mencapai 1.414.038 ton.
"Target 2026 menjadi tantangan sekaligus motivasi untuk meningkatkan kinerja sektor pertanian," katanya.
Baca juga: Kabupaten Karawang terus kejar produksi padi tahun 2025
Ia mengatakan sebagai salah satu upaya untuk mencapai target produksi padi tahun ini ialah dengan mendorong peningkatan produksi melalui penyediaan infrastruktur pertanian, penyediaan sarana dan prasarana serta penguatan program pendampingan petani.
Hal yang terpenting saat ini, kata dia, untuk mencapai target produksi padi maka dilakukan perluasan lahan tambah tanam.
Sesuai dengan catatan Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Karawang, hingga April 2026 sudah ada sekitar 18 ribu hektare lahan tambah tanam. Ke depan pihaknya terus melakukan penambahan luas lahan tanam. Berdasar data, luas lahan baku tanaman padi di daerah itu mencapai sekitar 101 ribu hektare.
"Perluasan luas tambah tanam ini penting buat kami, karena di antara tujuannya ialah untuk mencapai target," kata dia.
Baca juga: Produksi padi Karawang capai 1,4 juta dalam setahun
Disebutkan, jika 1 hektare lahan luas tambah tanam bisa memproduksi 5 hingga 8 ton gabah kering panen per hektar, itu hasilnya cukup signifikan.
Mahmud mengatakan, upaya mencapai target produksi gabah kering panen yang ditentukan pemerintah, itu merupakan tantangan tersendiri. Namun ia mengaku optimistis dapat mencapai target produksi gabah kering panen pada tahun ini.
Pewarta: M.Ali KhumainiUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026