Depok-Bangun-Pasar-ModernDepok, 5/6 (Antara) - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok membangun Pasar Modern untuk memenuhi kebutuhan warga masyarakat sehari-hari dengan menawarkan harga yang sama dengan harga di pasar tradisional pada umumnya.
"Meskipun namanya modern, pasar ini tetap menjual kebutuhan sehari-hari masyarakat yang cukup lengkap dengan harga yang sama dengan harga pasar tradisional," kata Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail di Depok, Rabu.
Ia mengatakan Pasar modern ini dibangun sebagai upaya menjawab kebutuhan masyarakat menghadirkan pasar yang lebih dekat, lebih, bersih dan lebih nyaman. Harga sewa kiosnya pun terjangkau bagi para pedagang, sehingga banyak para pedagang dari pasar tradisional pindah berjualan di pasar ini.
"Pembangunan pasar ini diperkirakan menghabiskan biaya sekitar Rp6,5 miliar," katanya.
Menurut dia keadaan pasar pembangunannya 95 persen sudah selesai meskipun, "landscaping", taman-taman masih belum tertata sepenuhnya. Los dan Kios sudah tertata lebih rapi, secara makro pengunjung pasar mengalami peningkatan, pedagang sayur mengalami penjualan peningkatan, pasar yang lebih sehat.
"Meskipun ada sedikit pedagang yang mengatakan penjualannya menurun, mungkin hal tersebut disebabkan karena tempat penjualan yang lebih kecil, sehingga komoditi yang yang dijual lebih sedikit," ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Depok Etty Suryahati berharap agar pasar ini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang menginginkan pasar yang lebih bersih, lokasinya yang dekat diperkirakan akan membuat pasar lebih ramai dikunjungi masyarakat, apalagi menjelang hari raya Idul Fitri nanti.
"Nantinya setiap kecamatan di Kota Depok akan mempunyai pasar tradisional dalam bentuk baru yang lebih bersih dan nyaman, tetapi dengan harga yang sama murahnya dengan pasar tradisional," tuturnya.
Feru Lantara
:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.