Kabupaten Bandung (ANTARA) - Montea Resort memadukan kesejukan kawasan Ciwidey-Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dengan fasilitas kolam privat yang memanfaatkan air panas alami sebagai daya tarik wisatawan.

Manajer Operasional Montea Resort Deni Sopiandi mengatakan keberadaan sumber air panas alami menjadi salah satu keunggulan penginapan tersebut, selain bentang alam hijau dan udara sejuk yang menjadi karakter kawasan Bandung selatan.

“Kalau yang ke area Walini itu yang dicari, selain suasana sejuk, hot spring kita,” kata Deni di Rancabali, Kabupaten Bandung, Senin.

Montea Resort berada di kawasan Rancabali yang dikelilingi lanskap hijau dan perkebunan teh. Dari kawasan penginapan, suasana pegunungan menjadi bagian dari pengalaman yang ditawarkan kepada wisatawan yang ingin menjauh sejenak dari hiruk-pikuk perkotaan.

Kompleks penginapan tersebut terdiri atas sejumlah bangunan dengan karakter berbeda. Beberapa unit berbentuk kabin dengan atap melengkung dan didominasi unsur bernuansa kayu, sedangkan unit lainnya tampil dengan desain yang lebih modern.

Deni mengatakan Montea Resort saat ini memiliki dua produk penginapan, yakni Senara Resort dan Kyara Resort, dengan konsep dan kapasitas berbeda.

Senara mengusung konsep penginapan bernuansa Eropa yang berpadu dengan lanskap pegunungan Rancabali. Karakter tersebut terlihat dari desain bangunan, penggunaan warna-warna hangat, serta unsur kayu yang menghadirkan suasana nyaman dan romantis.

Deretan unit Senara dikelilingi pepohonan dan hamparan kebun teh sehingga memberikan kesan tenang bagi wisatawan. Udara sejuk serta pemandangan hijau menjadi bagian dari pengalaman menginap di kawasan tersebut.

Selain menikmati kolam privat berisi air panas alami, wisatawan dapat memesan floating breakfast untuk bersantap sambil berendam. Fasilitas itu menjadi salah satu pilihan bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana pagi dengan lebih santai.

Pengunjung juga dapat menjelajahi lingkungan sekitar melalui aktivitas hiking di kawasan perkebunan teh. Bagi wisatawan yang menginginkan kegiatan lebih menantang, tersedia pula aktivitas mengendarai kendaraan segala medan atau ATV.

Deni menyebut Kyara menawarkan ruangan lebih luas dengan konsep modern bernuansa Bali.

“Kalau yang Kyara itu konsepnya Balinese, agak kebali-balian. Jadi konsepnya modern Bali,” katanya.

Kolam privat pada unit Kyara Resort di Mountea Resort di Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.  ANTARA/M Fikri Setiawan


Interior salah satu unit didominasi material dan furnitur bernuansa kayu dengan desain minimalis. Kamar dilengkapi tempat tidur, televisi, lemari dan area penyimpanan, serta pintu kaca yang menghubungkan ruang dalam dengan bagian luar vila.

Sementara itu, di bagian luar unit terdapat kolam privat yang berdampingan dengan bangunan utama. Area kolam dibatasi dinding sehingga memberikan privasi bagi pengunjung saat berendam.

“Di kita kebetulan konsepnya pakai private pool air panas alami semua,” kata Deni.

Menurut dia, kolam privat tersebut menjadi semakin menarik karena Montea berada di kawasan Walini yang memiliki sumber air panas alami.

Deni menjelaskan air panas yang digunakan mengalami proses penyaringan secara alami melalui lapisan tanah. Pengelola, kata dia, tidak menggunakan mesin penyaring khusus untuk membuat air menjadi jernih.

“Kita tidak pakai filter sama sekali, dia filternya natural pakai saringan tanah. Ketika kita bikin satu penampungan itu airnya sudah keluar jernih,” ujarnya.

Kombinasi udara sejuk dengan air panas alami itu, menurut dia, menjadi salah satu alasan wisatawan memilih kawasan Walini untuk berlibur.

Dari sisi kapasitas, unit Standard Senara diperuntukkan bagi maksimal dua orang, sedangkan tipe Superior dan Deluxe dapat menampung empat orang.

Bagi wisatawan yang datang bersama keluarga besar atau rombongan, Senara Grande dapat menjadi pilihan karena mampu menampung hingga 15 orang dengan penambahan tempat tidur ekstra.

Sementara itu, Kyara pada dasarnya diperuntukkan bagi empat orang. Dengan penambahan tempat tidur ekstra, kapasitasnya dapat ditingkatkan hingga tujuh orang untuk tetap menjaga kenyamanan pengunjung.

“Kalau si Kyara ini untuk empat orang. Cuma jika ditambah extra bed, dia bisa sampai tujuh orang karena luas,” kata Deni.
 

Interior pada unit Kyara Resort di Mountea Resort di Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.  ANTARA/M Fikri Setiawan


Harga menginap pada hari kerja dimulai sekitar Rp1,35 juta untuk tipe Standard, Rp1,55 juta untuk tipe Superior, dan Rp1,85 juta untuk tipe Deluxe. Sementara itu, tarif Senara Grande berada pada kisaran Rp3,5 juta dan Kyara sekitar Rp1,9 juta.

Menurut Deni, selisih harga yang tidak terlalu jauh membuat Kyara banyak diminati karena menawarkan ruangan yang lebih luas.

“Jadi kebanyakan customer itu lebih memilih Kyara karena tampilannya lebih bagus, lebih luas. Cuma bayar sekitar Rp300 ribuan lagi sudah dapat Kyara yang lebih luas,” ujarnya.

Deni mengatakan pasar Montea Resort sejauh ini didominasi wisatawan domestik, terutama pengunjung asal Jakarta. Wisatawan juga datang dari sejumlah daerah di Jawa Barat, seperti Bandung, Bogor, Cianjur, dan Sukabumi.

Menurut dia, pengunjung dari Jakarta umumnya mencari suasana alam dan udara sejuk yang sulit mereka dapatkan dalam keseharian di perkotaan.

“Yang lebih umum datang ke sini itu wisatawan dari Jakarta. Biasanya mereka mencari suasana seperti ini yang susah banget kalau di kota,” katanya.

Posisi Montea di Rancabali juga menempatkan penginapan tersebut di salah satu kawasan utama pariwisata Bandung selatan yang memiliki sejumlah destinasi, antara lain Kawah Putih, Ranca Upas, dan Situ Patenggang.

Dari udara, kawasan Montea terlihat terdiri atas deretan unit penginapan yang menyatu dengan lingkungan hijau. Ruang terbuka, pepohonan, perkebunan, serta perbukitan mengelilingi kompleks penginapan tersebut.

 



Pewarta: Antara
Uploader : M Fikri Setiawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026