Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti menegaskan pentingnya penguatan agenda keberlanjutan (sustainability) dalam kerja sama ekonomi negara-negara kawasan Asia Tenggara (ASEAN).

Wamendag Roro, dalam keterangannya di Jakarta, Senin, menegaskan keberlanjutan harus menjadi fondasi utama dalam pembangunan ekonomi kawasan agar pertumbuhan yang dicapai ASEAN tidak hanya kuat secara ekonomi, tetapi juga ramah lingkungan dan inklusif.

"Kami memandang bahwa agenda keberlanjutan harus menjadi pilar penting dalam integrasi ekonomi ASEAN," ujar Wamendag pada rangkaian pertemuan ASEAN Economic Ministers (AEM) Retreat and Related Meetings di Manila, Filipina, pada 11-13 Maret 2026.

Roro melanjutkan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan perlu berjalan seiring dengan komitmen terhadap transisi hijau, penguatan ekonomi sirkular, serta pencapaian target netralitas karbon.

Baca juga: Wamendag pantau harga bapok di pasar tradisional Kota Batam

Pertemuan tiga hari tersebut membahas berbagai agenda strategis terkait masa depan integrasi ekonomi ASEAN, termasuk penguatan ketahanan ekonomi kawasan, transformasi digital, serta inisiatif keberlanjutan di bawah kerangka ASEAN Economic Community (AEC).

Dalam pembahasan mengenai berbagai inisiatif keberlanjutan di ASEAN, negara-negara anggota mencatat perkembangan implementasi sejumlah kerangka kerja penting, seperti Framework for Circular Economy for the ASEAN Economic Community, ASEAN Strategy for Carbon Neutrality, serta ASEAN Blue Economy Framework.

Menurut Wamendag Roro, berbagai inisiatif tersebut menunjukkan komitmen ASEAN untuk memastikan bahwa transformasi ekonomi kawasan tetap memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan sumber daya.

"ASEAN memiliki peluang besar untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi hijau di kawasan. Untuk itu, diperlukan kolaborasi yang lebih erat antarnegara anggota guna mempercepat implementasi kebijakan ekonomi hijau, memperkuat investasi berkelanjutan, dan memastikan transisi energi yang inklusif," jelasnya.

Lebih lanjut, Roro Esti juga menekankan pentingnya penguatan kerja sama regional dalam mendukung berbagai inisiatif strategis yang berkaitan dengan keberlanjutan, termasuk pengembangan energi terbarukan, efisiensi energi, serta penguatan pembiayaan hijau.

"Kami terus mendorong ASEAN untuk dapat terus memperkuat kerja sama dalam pengembangan energi bersih, pembiayaan berkelanjutan, serta pemanfaatan ekonomi biru. Dengan langkah ini, ASEAN dapat memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi kawasan tetap selaras dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan," tambah Roro.

Baca juga: Wamendag: Harga cabai naik jelang Idul Fitri dipicu cuaca

Melalui forum ini, Roro Esti juga menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mendorong agenda keberlanjutan di kawasan ASEAN, sekaligus memastikan bahwa integrasi ekonomi regional mampu memberikan manfaat yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan bagi seluruh negara anggota.



Pewarta: Kelik Dewanto
Editor : Heri Sutarman

COPYRIGHT © ANTARA 2026