Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Perayaan Cap Go Meh yang disandingkan dengan Ramadhan Harmony Festival yang diselenggarakan PT Jababeka Infrastruktur bersama Jababeka Residence sukses menghadirkan kolaborasi budaya yang penuh kehangatan serta keharmonisan.
Asisten Daerah Bidang Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bekasi Hudaya mengapresiasi perpaduan dua budaya yang tersaji secara harmonis sekaligus membuktikan wilayah itu mampu hidup berdampingan dengan keberagaman.
"Festival budaya ini menjadi contoh harmonisasi yang tercipta dengan indah di tengah keberagamaan. Menunjukkan bahwa perbedaan di kita merupakan suatu anugerah yang patut disyukuri bersama," katanya di Cikarang, Rabu.
Baca juga: Sekitar 800 peserta semarakkan perayaan Cap Go Meh di Kota Bekasi
Ia mengapresiasi penyelenggaraan festival ragam budaya tersebut sekaligus memastikan pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan-kegiatan positif seperti ini.
"Kabupaten Bekasi selama ini dikenal dengan kawasan industri terbesar di Asia Tenggara sekaligus menjadi daerah religius serta wujud konkret akulturasi budaya mampu bersanding secara harmonis," ucapnya.
Direktur PT Jababeka Infrastruktur Vega Violetta Puspa mengatakan festival ini menjadi momentum istimewa yang mempertemukan dua perayaan budaya dan spiritual, yakni Cap Go Meh dan bulan suciRamadhan dalam satu rangkaian acara yang penuh kebersamaan, keberagaman dan kepedulian sosial.
Dia mengatakan, festival selama tiga hari ini menghadirkan lebih dari 100 gerai yang menawarkan beragam produk mulai dari kuliner, fashion, otomotif, multi-produk, bazar murah hingga berbagai produk UMKM.
Baca juga: warga bekasi antusias nonton cap go meh
Kehadiran gerai-gerai tersebut turut memeriahkan suasana festival sekaligus memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Beragam pertunjukan seni dan hiburan juga menjadi daya tarik utama dalam festival ini di antaranya barongsai, pertunjukan kungfu, live music, talk show, bedug show hingga berbagai kompetisi yang melibatkan masyarakat.
Sebagai bagian dari komitmen mendukung kegiatan sosial di Bulan Ramadhan, perusahaan juga menghadirkan program 'Berbagi Peduli Bulan Ramadhan' berupa pembagian paket sembako bagi karyawan lepas Jababeka serta masyarakat kurang beruntung di wilayah itu.
Dalam rangkaian kegiatan ini juga dilaksanakan penyerahan sembako secara simbolis kepada para penerima manfaat serta penyerahan bantuan program Gema Ramadhan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial dan keagamaan di masyarakat.
Tidak hanya itu, masyarakat umum serta karyawan PT Jababeka Infrastruktur juga diajak untuk berpartisipasi melalui donasi barang layak pakai seperti pakaian, sepatu, tas dan kebutuhan lain yang dapat disalurkan kepada mereka yang membutuhkan.
Baca juga: Panitia Kurangi Kemeriahan Cap Go Meh Bekasi
Donasi tersebut dikumpulkan melalui booth khusus yang disediakan selama acara berlangsung. Seluruh donasi yang terkumpul akan disalurkan kembali melalui kegiatan berbagi kepada karyawan harian Jababeka yang membutuhkan.
"Pakaian yang didonasikan dapat menjadi baju baru bagi mereka sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan di Bulan Suci Ramadhan," ucap dia.
Puncak kemeriahan festival dipersembahkan melalui Parade Multi Budaya, menampilkan keragaman budaya dan partisipasi berbagai komunitas serta perusahaan di kawasan Jababeka. Puluhan tim barongsai turut memeriahkan parade bersama ratusan peserta dari berbagai gerai hingga komunitas desa.
Beberapa pihak yang turut berpartisipasi dalam parade ini antara lain PT Bima Adikarya Persada, PT Tokai Texprint Indonesia, Komunitas Desa Simpangan, Komunitas Desa Sertajaya, Komunitas Desa Tanjungsari, Komunitas Hadroh dari Gema Insan Amanah serta Komunitas Trabas.
Pihaknya melalui kegiatan ini berharap dapat terus memperkuat nilai kebersamaan, toleransi serta semangat berbagi di tengah masyarakat yang beragam.
"Festival ini tidak hanya menjadi ajang hiburan dan aktivitas ekonomi masyarakat tetapi juga simbol bahwa perbedaan budaya dan tradisi dapat dirayakan bersama dalam harmoni," demikian Vega.
Pewarta: Pradita Kurniawan SyahUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026