Kabupaten Tanah Datar (ANTARA) - Puluhan warga di Nagari (desa) Guguak Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) berbondong-bondong mengikuti cek kesehatan gratis yang diadakan oleh perusahaan Protelindo.
"Layanan kesehatan gratis ini sudah kami lakukan di lokasi terdampak bencana sejak awal Januari dan akan terus berlanjut," kata penanggung jawab corporate social responsibility (CSR) Protelindo Muhammad Gifa Fauzi di Kabupaten Tanah Datar, Sabtu.
Layanan kesehatan gratis yang dilakukan perusahaan yang bergerak di sektor telekomunikasi tersebut merupakan bagian dari bentuk tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025.
Baca juga: Presiden sebut CKG hemat miliaran dolar AS melalui peningkatan produktivitas
Baca juga: Kemenkes laksanakan CKG di 202.284 sekolah dan periksa 25 juta peserta pada tahun 2025
Sebanyak dua dokter serta tiga perawat melayani puluhan warga yang antusias memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis tersebut. Layanan yang dilakukan berupa pengecekan tekanan darah, gula darah, asam urat dan kolesterol. Tidak hanya itu, Protelindo juga memberikan obat-obatan dan vitamin gratis kepada masyarakat.
"Kami juga melakukan trauma healing kepada anak-anak di sini. Ini penting agar mereka bisa secepatnya bangkit pascabencana yang terjadi," kata Fauzi.
Sementara itu, salah seorang warga Nagari Guguak Malalo, Mujasir mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan cek kesehatan gratis. Apalagi, pascabencana cukup banyak warga yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan karena terkendala biaya.
Baca juga: Presiden Prabowo sebut CKG sebagai program rasional menghemat anggaran negara
"Kami sangat terbantu sekali dengan adanya layanan kesehatan gratis ini. Apalagi, warga di sini cukup jauh dari dokter," kata dia.
Menurutnya, layanan tersebut tidak hanya membantu warga untuk mendapatkan pemeriksaan gratis, tetapi juga mengedukasi masyarakat terkait pola hidup sehat.
"Layanan kesehatan jemput bola ini sangat membantu, apalagi jarak puskesmas juga lumayan jauh dari sini," ujar dia.
