Saratov (ANTARA) - Sebanyak 150 petugas pemadam kebakaran terus berjuang melokalisasi kebakaran di sebuah depo minyak di Kota Penza, Rusia, setelah puing-puing drone Ukraina jatuh ke lokasi tersebut, kata Gubernur Oleg Melnychenko, Sabtu.
Melnychenko menambahkan bahwa kebakaran tersebut telah berlangsung selama dua hari.
“Sebanyak 150 personel pemadam kebakaran dan penyelamatan, dengan lebih dari 40 unit peralatan, terus berjuang melokalisasi kebakaran yang disebabkan oleh jatuhnya puing-puing drone musuh kemarin ke wilayah depo minyak,” ujar Melnychenko melalui media sosial.
Baca juga: Pakar UI sampaikan pandangan terkait kebakaran Depo Pertamina Plumpang
Baca juga: Menteri BUMN, Pertamina dan Pemprov DKI cari solusi usai kebakaran Depo Plumpang
Ia menambahkan bahwa karakteristik khusus dalam pemadaman kebakaran semacam ini adalah membiarkan produk minyak bumi terbakar hingga habis sepenuhnya.
Sebelumnya pada Jumat (23/1), Melnychenko mengatakan sistem pertahanan udara telah berhasil mencegat empat pesawat tanpa awak, dengan puing dari salah satunya menyebabkan kebakaran di depo minyak tersebut.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka akibat serangan itu. Lebih dari 100 personel dan sekitar 30 unit peralatan, termasuk dua kereta pemadam kebakaran, dikerahkan ke lokasi kejadian.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Pewarta: Kuntum Khaira RiswanUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.