Jakarta (ANTARA) - Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah menyampaikan bahwa banjir yang terjadi di wilayah Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, pada Senin (19/1) disebabkan oleh kondisi wilayah yang cekung dan curah hujan tinggi.
"Memang kondisinya cekung atau lebih rendah, lingkungan sekitarnya lebih tinggi. Nah, itu kan mengakibatkan air banyak yang mengalir ke daerah RW 02 (Kelurahan Kamal), itu lokasi yang saya tinjau kemarin," kata Iin kepada ANTARA di Jakarta, Selasa.
Selain itu, kata Iin, curah hujan yang mencapai 192 milimeter (mm) atau setara 192 liter per meter persegi juga membuat banjir semakin parah.
"Itu (salah satu) curah hujan yang tertinggi se-DKI Jakarta. Jadi ketika melihat situasi, hujannya lama, kemudian curah hujannya deras, itu pasti akan mengakibatkan beberapa genangan. Dan genangan itu akan surut ketika hujan berhenti, lewat 2-3 jam itu pasti akan surut," katanya.
Baca juga: Banjir di wilayah Jakarta dipastikan telah surut pada Senin pagi
Baca juga: Sebanyak 47 RT di Jakarta terendam banjir hingga Minggu sore
Baca juga: Banjir masih rendam 39 RT dan 28 ruas jalan di Jakarta pada Minggu siang
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky SyukurUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026