Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat perbaikan infrastruktur pendidikan di seluruh Indonesia melalui program renovasi sekolah secara masif.
"Tahun ini saja, saya akan renovasi 60 ribu sekolah dan seterusnya," ujar Presiden Prabowo dalam peresmian SMA Taruna Nusantara Kampus Malang yang diikuti secara daring melalui Sekretariat Presiden di Jakarta, Selasa.
Kepala Negara menyampaikan saat ini Indonesia memiliki sekitar 300 ribu sekolah. Pemerintah menargetkan seluruh sekolah tersebut dapat diperbaiki dan ditingkatkan kualitasnya dalam kurun waktu empat tahun ke depan.
"Kita punya 300 ribu sekolah, saya berharap dalam 4 tahun kita bisa selesaikan semua sekolah-sekolah di Indonesia, dan kualitasnya akan kita tingkatkan di segala bidang," katanya.
Baca juga: Program Revitalisasi Sekolah renovasi 627 sekolah di Lampung
Baca juga: Pemkab Karawang renovasi sekolah yang terendam banjir rob
Presiden menekankan bahwa pendidikan memegang peran strategis dalam pembangunan nasional.
Menurutnya, pendidikan bukan hanya sarana mencetak sumber daya manusia unggul, tetapi juga menjadi kunci utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui program renovasi dan peningkatan kualitas sekolah ini, pemerintah berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang layak, aman, dan mendukung peningkatan mutu pendidikan bagi seluruh anak bangsa.
"Pendidikan adalah instrumen pembangunan, pendidikan adalah instrumen kesejahteraan, pendidikan adalah instrumen demokrasi, pendidikan dan kesehatan adalah instrumen menghilangkan kemiskinan," imbuh Presiden.
Baca juga: Presiden luncurkan renovasi sekolah hingga bantuan guru saat peringatan Hardiknas
Pemerintah juga menargetkan kehadiran minimal satu sekolah unggulan di setiap provinsi Indonesia, baik SMA Taruna Nusantara maupun SMA Garuda.
Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk mempercepat pembangunan sumber daya manusia unggul dan kepemimpinan masa depan bangsa.
Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah akan memperluas jaringan SMA Taruna Nusantara dan membentuk sedikitnya 20 sekolah serupa bernama SMA Garuda.
Sekolah tersebut dirancang sebagai model pendidikan unggulan untuk menjangkau lebih banyak daerah, sekaligus mempercepat pemerataan akses pendidikan berkualitas di Indonesia.
Pewarta: Maria Cicilia Galuh PrayudhiaUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026