Kota Bogor (ANTARA) - DPRD dan Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, bersinergi dan berkolaborasi menghadirkan taman lingkungan dengan fasilitas lengkap di Perumahan Graha Grande, Sukaresmi, Tanah Sareal.
Diskominfo Kota Bogor, Minggu, menyebutkan taman lingkungan yang dilengkapi fasilitas lapangan, jogging track, tempat bermain anak, dan alat olahraga ini diresmikan oleh Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim bersama Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Bogor Safrudin Bima, dan dirangkaikan dengan berbagai perlombaan pakaian adat nusantara serta bazar UMKM.
Dedie Rachim mengatakan bahwa Pemkot Bogor terus berupaya membangun ruang terbuka hijau (RTH) dan ruang publik dengan tujuan agar masyarakat bisa beraktivitas, baik berolahraga maupun kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.
“Alhamdulillah, di Tanah Sareal ini, hadir RTH melalui pokok pikiran dari Pak Safrudin Bima, sehingga bisa mewujudkan taman yang tadinya flat saja kini dilengkapi lapangan dan jogging track. Jadi warga bisa beraktivitas dan berkumpul bersama,” ujarnya.
Pokok pikiran DPRD dengan konsep ruang terbuka hijau ini, kata Dedie Rachim, juga sejalan dengan program Pemkot Bogor yang terus menambah ruang publik di tengah masyarakat, sehingga kesehatan dapat terjaga dan angka harapan hidup masyarakat semakin meningkat.
Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Bogor, Safrudin Bima mengatakan bahwa pokok pikiran ini hadir dari kebutuhan masyarakat akan ruang terbuka hijau dan ruang publik untuk bermain anak, berkumpul bersama keluarga, aktivitas olahraga, dan kebutuhan akan udara yang segar.
“Dengan hadirnya taman lingkungan ini, setiap waktu, setiap saat, atau hari libur, warga bisa ikut serta bergerak, beraktivitas, dan berolahraga. Hubungan dengan tetangga semakin dekat, semakin erat, terbentuk sebuah keluarga dan warga yang hebat. Itulah tujuan pembangunan hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia pun terus mendorong agar pembangunan Kota Bogor hadir di depan pintu rumah warga, sehingga konsep taman lingkungan ini bisa direplikasi di berbagai tempat di Kota Bogor.
“Jadi ini bisa direplikasi di seluruh wilayah, baik tingkat RW maupun RT. Saya sejak dulu sering menyampaikan bahwa pembangunan Kota Bogor harus digeser ke sayap kota, ke pinggir kota, ke kawasan perbatasan, tidak lagi hanya berpusat di tengah kota," ujarnya.
Baca juga: Taman di Kota Bekasi bukan hanya ruang terbuka hijau
Baca juga: Bupati Karawang kembalikan Taman Ade Irma menjadi ruang terbuka hijau
Baca juga: Disperumkim Kota Bogor tunggu PSU tambah ruang terbuka hijau
