Bogor (ANTARA) - Generasi muda mengambil peran dalam upaya menyelamatkan badak Jawa dan badak Sumatera dari ancaman kepunahan melalui aksi penggalangan dana untuk mendukung program konservasi kedua satwa tersebut.
Aksi itu dilakukan Spencer Caleb Manansang dan Justin Matteo Manansang, siswa Jakarta Intercultural School (JIS), serta Aaron James Manansang, siswa British School Jakarta (BSJ), dengan menggalang dana di lingkungan sekolah masing-masing.
Dana yang dihimpun digunakan untuk mendukung upaya konservasi badak di Indonesia yang dilakukan Yayasan Badak Indonesia (YABI).
Ketiga pelajar tersebut juga menerima piagam penghargaan atas kepedulian dan kontribusinya terhadap konservasi badak di Kantor Headquarter Taman Safari Indonesia, Jakarta, Rabu (2/9).
Aksi mereka menunjukkan bahwa keterlibatan dalam pelestarian satwa liar tidak hanya dapat dilakukan pemerintah, peneliti maupun organisasi konservasi, tetapi juga bisa dimulai generasi muda dari lingkungan terdekat.
Indonesia merupakan habitat bagi dua dari lima jenis badak yang masih hidup di dunia, yakni badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) dan badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis).
Kedua spesies tersebut masuk kategori Critically Endangered atau Kritis berdasarkan IUCN Red List sehingga menghadapi risiko kepunahan yang sangat tinggi.
YABI selama ini menjalankan sejumlah program untuk menjaga keberlangsungan kedua spesies tersebut, salah satunya program pengembangbiakan badak Sumatera di Sumatran Rhino Sanctuary (SRS), Taman Nasional Way Kambas.
Program tersebut meliputi pengelolaan dan perawatan badak, pemantauan, penelitian hingga pengembangbiakan untuk membantu meningkatkan populasi badak Sumatera.
Upaya konservasi tersebut membutuhkan dukungan berbagai pihak karena penyelamatan satwa terancam punah tidak hanya bergantung pada aktivitas konservasi di habitat maupun pusat pengembangbiakan.
Ketua Pengurus YABI Jansen Manansang juga memberikan ruang kepada ketiga cucunya tersebut untuk mengenal konservasi sekaligus mengambil bagian dalam upaya pelestarian badak.
Keterlibatan mereka turut mendapat dukungan keluarga, termasuk dari Audrey dan Siska yang mendorong putra-putranya berkontribusi terhadap kegiatan pelestarian lingkungan.
Aksi penggalangan dana tersebut diharapkan menjadi contoh bagi generasi muda lainnya bahwa kontribusi terhadap konservasi dapat dilakukan melalui berbagai cara sesuai lingkungan dan kemampuan masing-masing.
Keterlibatan anak muda juga dinilai penting untuk menumbuhkan kesadaran bahwa keberlangsungan badak Jawa, badak Sumatera, serta keanekaragaman hayati Indonesia membutuhkan gerakan bersama lintas generasi.
Pewarta: AntaraUploader : M Fikri Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.