Jakarta (ANTARA) - Menarini Indonesia menanam sebanyak 1.600 pohon mangrove di kawasan pesisir Jawa Barat dan Jakarta sepanjang 2026 sebagai upaya memperkuat perlindungan kawasan pesisir dari abrasi dan dampak perubahan iklim.
Presiden Direktur Menarini Indonesia Idham Hamzah dalam keterangannya, Minggu, mengatakan penanaman mangrove tersebut merupakan bagian dari inisiatif lingkungan bertajuk "Roots of Hope".
"Penanaman kumulatif 1.600 mangrove ini adalah bukti nyata integrasi antara aksi CSR dan target ESG kami dalam merespons krisis iklim, melindungi garis pantai dari abrasi, serta menciptakan ekosistem penyerap emisi karbon yang efektif," kata Idham.
Dari total 1.600 pohon tersebut, sebanyak 1.500 bibit mangrove ditanam di garis pantai Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Penanaman di kawasan pesisir utara Jawa tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan perusahaan dalam memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sementara 100 bibit mangrove lainnya ditanam di Taman Wisata Alam (TWA) Angke Kapuk, Jakarta Utara, sebagai penutup rangkaian kegiatan lingkungan perusahaan sepanjang tahun ini.
Menurut Idham, tema "Roots of Hope" mencerminkan upaya perusahaan untuk menjalankan program pelestarian lingkungan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
"Tema 'Roots of Hope' mencerminkan visi jangka panjang Menarini Indonesia untuk terus menumbuhkan akar harapan bagi masa depan bumi," ujarnya.
Penanaman mangrove di Babelan dan Angke Kapuk diharapkan memperkuat benteng alami kawasan pesisir dalam menghadapi abrasi serta dampak kenaikan permukaan air laut.
Keberadaan mangrove juga berperan dalam menyerap dan menyimpan karbon sekaligus mendukung pemulihan ekosistem pesisir.
Selain itu, kawasan mangrove menjadi habitat dan tempat pemijahan berbagai biota sehingga pemulihannya dinilai penting untuk menjaga keanekaragaman hayati di wilayah pesisir.
Melalui penanaman tersebut, Menarini Indonesia menargetkan kegiatan pelestarian lingkungan tidak berhenti pada penanaman pohon, tetapi dapat memberikan dampak ekologis berkelanjutan sekaligus manfaat bagi masyarakat yang menggantungkan aktivitas ekonomi pada kawasan pesisir.
Pewarta: AntaraUploader : M Fikri Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.