• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News bogor
Selasa, 9 Desember 2025
Antara News bogor
Antara News bogor
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Menkomdigi, Menag, hingga Kepala BGN hadiri peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2025

      Menkomdigi, Menag, hingga Kepala BGN hadiri peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2025

      57 menit lalu

      Kementerian PU sebut 5 ruas tol siap difungsikan pada Natal dan tahun baru

      Kementerian PU sebut 5 ruas tol siap difungsikan pada Natal dan tahun baru

      1 jam lalu

      Mentan/Kabapanas setujui permohonan tambahan 10 ribu ton beras yang diajukan Gubernur Aceh

      Mentan/Kabapanas setujui permohonan tambahan 10 ribu ton beras yang diajukan Gubernur Aceh

      1 jam lalu

      BSSN dan TVRI kolaborasi penyebaran informasi

      BSSN dan TVRI kolaborasi penyebaran informasi

      3 jam lalu

      IPB University produksi satu ton rendang untuk korban bencana Sumatera

      IPB University produksi satu ton rendang untuk korban bencana Sumatera

      3 jam lalu

  • Kabar Daerah
      • Bogor Update
      • Depok Update
      • Sukabumi Update
      • Bekasi Update
      • Purwasuka Update
      Kepala Badan Investasi dan Bisnis IPB tanggapi penutupan kios mitra

      Kepala Badan Investasi dan Bisnis IPB tanggapi penutupan kios mitra

      4 jam lalu

      Pemkab Bogor habiskan Rp1 miliar untuk sempurnakan Tugu Pancakarsa

      Pemkab Bogor habiskan Rp1 miliar untuk sempurnakan Tugu Pancakarsa

      8 jam lalu

      Satpol PP Bogor turunkan puluhan reklame ilegal di jalur Puncak

      Satpol PP Bogor turunkan puluhan reklame ilegal di jalur Puncak

      18 jam lalu

      Satpol PP Bogor lakukan penertiban bertahap kawasan Dramaga

      Satpol PP Bogor lakukan penertiban bertahap kawasan Dramaga

      18 jam lalu

      PDIP Depok bergerak semangat gotong royong yang makin kokoh sebagai identitas partai

      PDIP Depok bergerak semangat gotong royong yang makin kokoh sebagai identitas partai

      1 jam lalu

      Disdukcapil Depok lakukan sosialisasi pentingnya legalitas perkawinan

      Disdukcapil Depok lakukan sosialisasi pentingnya legalitas perkawinan

      1 jam lalu

      Pemkot Depok galang dana Rp1 miliar untuk korban bencana Sumatera

      Pemkot Depok galang dana Rp1 miliar untuk korban bencana Sumatera

      18 jam lalu

      Pemkot apresiasi Festival Kesetaraan Inklusi Depok jadi ruang kreatif warga

      Pemkot apresiasi Festival Kesetaraan Inklusi Depok jadi ruang kreatif warga

      7 Desember 2025 09:11

      Bupati Sukabumi tegaskan Strategi Pembangunan Pekerjaan Umum 608

      Bupati Sukabumi tegaskan Strategi Pembangunan Pekerjaan Umum 608

      7 jam lalu

      Dinsos Sukabumi: Keterbatasn fisik bukan hambatan

      Dinsos Sukabumi: Keterbatasn fisik bukan hambatan

      18 jam lalu

      Diskominfo Kota Sukabumi finalisasi SPBE

      Diskominfo Kota Sukabumi finalisasi SPBE

      18 jam lalu

      Pemkab Sukabumi memperingati Hari AIDS Sedunia

      Pemkab Sukabumi memperingati Hari AIDS Sedunia

      6 Desember 2025 17:16

      Polda Metro Jaya ungkap peredaran ganja seberat 14,6 kg di Bekasi Timur

      Polda Metro Jaya ungkap peredaran ganja seberat 14,6 kg di Bekasi Timur

      1 jam lalu

      Pendaftaran calon pimpinan Baznas Kota Bekasi hingga 15 Desember 2025

      Pendaftaran calon pimpinan Baznas Kota Bekasi hingga 15 Desember 2025

      3 jam lalu

      Polres Bekasi ringkus penipu modus janjikan lowongan pekerjaan

      Polres Bekasi ringkus penipu modus janjikan lowongan pekerjaan

      18 jam lalu

      Kejari Kabupaten Bekasi gelar sertijab kasi intelijen

      Kejari Kabupaten Bekasi gelar sertijab kasi intelijen

      18 jam lalu

      Pemkab Subang terus perbaiki layanan dan keterbukaan publik

      Pemkab Subang terus perbaiki layanan dan keterbukaan publik

      36 menit lalu

      Pemkab Purwakarta sosialisasikan penyelesaian sengketa lingkungan hidup

      Pemkab Purwakarta sosialisasikan penyelesaian sengketa lingkungan hidup

      1 jam lalu

      BPBD Karawang: Ribuan warga terdampak banjir di 15 desa/kelurahan

      BPBD Karawang: Ribuan warga terdampak banjir di 15 desa/kelurahan

      7 jam lalu

      Polres Karawang ungkap kasus peredaran obat keras tertentu di pesisir

      Polres Karawang ungkap kasus peredaran obat keras tertentu di pesisir

      8 jam lalu

  • Kesehatan
    • 707.028 warga Tangerang sudah nikmati layanan CKG

      707.028 warga Tangerang sudah nikmati layanan CKG

      1 jam lalu

      Kukar gencar kampanye cegah penularan HIV/AIDS 2030

      Kukar gencar kampanye cegah penularan HIV/AIDS 2030

      16 jam lalu

      Pemkab Penajam prioritaskan penanganan dan pencegahan stunting pada 2026

      Pemkab Penajam prioritaskan penanganan dan pencegahan stunting pada 2026

      23 jam lalu

      Kemenkes bakal kirim dokter magang dan RS vertikal respons bencana Sumatra

      Kemenkes bakal kirim dokter magang dan RS vertikal respons bencana Sumatra

      8 Desember 2025 11:31

      RSUD Takengon Aceh Tengah kembali tangani pasien cuci darah di tengah bencana

      RSUD Takengon Aceh Tengah kembali tangani pasien cuci darah di tengah bencana

      8 Desember 2025 06:49

  • Iptek
    • UI terima dana abadi sebesar Rp5 miliar dari Maruarar Sirait

      UI terima dana abadi sebesar Rp5 miliar dari Maruarar Sirait

      41 menit lalu

      Rektor IPB Alim Setiawan beri kuliah di Ehime University Jepang

      Rektor IPB Alim Setiawan beri kuliah di Ehime University Jepang

      3 jam lalu

      IPB University jalin kolaborasi dengan sejumlah perguruan tinggi Jepang

      IPB University jalin kolaborasi dengan sejumlah perguruan tinggi Jepang

      3 jam lalu

      Mahasiswa FTUI raih juara 1 pada ajang 'Corrosion Presentation Challenge' di ITS

      Mahasiswa FTUI raih juara 1 pada ajang 'Corrosion Presentation Challenge' di ITS

      16 jam lalu

      Rektor UI lantik dekan periode 2025-2029

      Rektor UI lantik dekan periode 2025-2029

      18 jam lalu

  • Artikel
    • HET pupuk turun 20 persen, harapan petani ikut tumbuh

      HET pupuk turun 20 persen, harapan petani ikut tumbuh

      33 menit lalu

      S.O.S dari Hutanabolon

      S.O.S dari Hutanabolon

      1 jam lalu

      Penguatan layanan keselamatan kebakaran pulau-pulau kecil di Natuna

      Penguatan layanan keselamatan kebakaran pulau-pulau kecil di Natuna

      15 jam lalu

      Peran "strength training" kian menonjol dalam pemulihan cedera

      Peran "strength training" kian menonjol dalam pemulihan cedera

      16 jam lalu

      Usaha yang bisa ditempuh Jakarta menuju emisi nol karbon

      Usaha yang bisa ditempuh Jakarta menuju emisi nol karbon

      23 jam lalu

  • Lingkungan Hidup
    • Tol Bakter tanam 1.000 bibit mangrove di lokasi konservasi Lampung Selatan

      Tol Bakter tanam 1.000 bibit mangrove di lokasi konservasi Lampung Selatan

      1 jam lalu

      Hujan petir diprakirakan terjadi di sejumlah kota besar pada Selasa

      Hujan petir diprakirakan terjadi di sejumlah kota besar pada Selasa

      7 jam lalu

      10 sekolah di Makassar raih penghargaan Adiwiyata 2025

      10 sekolah di Makassar raih penghargaan Adiwiyata 2025

      7 jam lalu

      Greenship Awards 2025 soroti peran perusahaan dalam akselerasi bangunan hijau

      Greenship Awards 2025 soroti peran perusahaan dalam akselerasi bangunan hijau

      17 jam lalu

      KLH dan EAL tanam 350 pohon endemik di lereng Gunung Pangrango

      KLH dan EAL tanam 350 pohon endemik di lereng Gunung Pangrango

      18 jam lalu

  • Wisata
    • Gerbang Handara jadi salah satu tujuan wisata yang disukai oleh turis mancanegara di Bali Utara

      Gerbang Handara jadi salah satu tujuan wisata yang disukai oleh turis mancanegara di Bali Utara

      44 menit lalu

      Taman Safari Indonesia umumkan kesuksesan reproduksi panda raksasa

      Taman Safari Indonesia umumkan kesuksesan reproduksi panda raksasa

      18 jam lalu

      Bupati Sukabumi apresiasi keberadaan Goalpara Tea Park perkuat pariwisata daerah

      Bupati Sukabumi apresiasi keberadaan Goalpara Tea Park perkuat pariwisata daerah

      22 jam lalu

      NTB siapkan langkah kontingensi antisipasi bencana destinasi wisata saat Natal

      NTB siapkan langkah kontingensi antisipasi bencana destinasi wisata saat Natal

      22 jam lalu

      Kota Bogor butuh kolaborasi ekosistem kepariwisataan majukan sektor wisata

      Kota Bogor butuh kolaborasi ekosistem kepariwisataan majukan sektor wisata

      8 Desember 2025 10:51

  • Internasional
    • Trump ancam tarif tambahan 5 persen  jika Meksiko tidak suplai air ke petani Texas

      Trump ancam tarif tambahan 5 persen jika Meksiko tidak suplai air ke petani Texas

      52 menit lalu

      AS desak Presiden Zelenskyy berikan konsesi wilayah pada perundingan damai Ukraina

      AS desak Presiden Zelenskyy berikan konsesi wilayah pada perundingan damai Ukraina

      1 jam lalu

      BSSN ikuti dialog ASEAN-China soal tata kelola pemerintahan digital

      BSSN ikuti dialog ASEAN-China soal tata kelola pemerintahan digital

      2 jam lalu

      Trump siapkan bantuan finansial senilai $12 miliar untuk petani AS terdampak tarif

      Trump siapkan bantuan finansial senilai $12 miliar untuk petani AS terdampak tarif

      15 jam lalu

      Antonio Costa minta Amerika Serikat hormati pilihan politik Eropa

      Antonio Costa minta Amerika Serikat hormati pilihan politik Eropa

      16 jam lalu

  • Olahraga
    • Robi Syianturi dan Megawati jadi pembawa bendera merah putih pada defile SEA Games

      Robi Syianturi dan Megawati jadi pembawa bendera merah putih pada defile SEA Games

      1 jam lalu

      Manchester United segel kemenangan meyakinkan 4-1 kontra Wolves

      Manchester United segel kemenangan meyakinkan 4-1 kontra Wolves

      7 jam lalu

      Klasemen lengkap sepak bola putri SEA Games 2025: Indonesia runner-up grup A

      Klasemen lengkap sepak bola putri SEA Games 2025: Indonesia runner-up grup A

      15 jam lalu

      Ini jadwal lengkap laga timnas U-22 Indonesia di SEA Games 2025

      Ini jadwal lengkap laga timnas U-22 Indonesia di SEA Games 2025

      23 jam lalu

      Spalletti ingatkan Juventus untuk segera bangkit usai kalah dari Napoli

      Spalletti ingatkan Juventus untuk segera bangkit usai kalah dari Napoli

      8 Desember 2025 11:16

  • Foto
    • Istighosah kubro untuk korban banjir bandang Sumatra di Bogor

      Istighosah kubro untuk korban banjir bandang Sumatra di Bogor

      Rabu, 3 Desember 2025 9:36

      Aksi bersihkan pusara di Taman Makam Pahlawan Bogor

      Aksi bersihkan pusara di Taman Makam Pahlawan Bogor

      Jumat, 7 November 2025 9:45

      Pohon tumbang menimpa angkot di Kota Bogor

      Pohon tumbang menimpa angkot di Kota Bogor

      Selasa, 4 November 2025 8:53

      Layanan Jempol Bahagia Disdukcapil Kota Bogor

      Layanan Jempol Bahagia Disdukcapil Kota Bogor

      Senin, 3 November 2025 8:17

      Generasi Campus Roadshow 2025 di IPB University

      Generasi Campus Roadshow 2025 di IPB University

      Jumat, 24 Oktober 2025 13:35

  • Video
    • Distribusi bantuan korban banjir Sumatera seadanya?, ini penjelasan TNI

      Distribusi bantuan korban banjir Sumatera seadanya?, ini penjelasan TNI

      Rabu, 3 Desember 2025 10:12

      BNPB punya Rp500 miliar, Purbaya siap tambah anggaran tangani bencana

      BNPB punya Rp500 miliar, Purbaya siap tambah anggaran tangani bencana

      Selasa, 2 Desember 2025 15:28

      Jangan sampai ketinggalan! promo early bir

      Jangan sampai ketinggalan! promo early bir

      Minggu, 30 November 2025 20:39

      Combo 3 view alam dalam 1 hotel

      Combo 3 view alam dalam 1 hotel

      Minggu, 30 November 2025 20:38

      Hotel bintang 5  ter-halal se-Jabar!

      Hotel bintang 5 ter-halal se-Jabar!

      Minggu, 30 November 2025 20:36

Jerit pilu pekerja migran Indonesia masih menggema di Malaysia

Oleh Rangga Pandu Asmara Jingga Rabu, 19 November 2025 6:13 WIB

Jerit pilu pekerja migran Indonesia masih menggema di Malaysia

Duta Besar RI untuk Malaysia Dato' Indera Hermono, di Kuala Lumpur, Selasa (18/11/2025), menunjukkan foto pekerja migran Indonesia asal Sumatera Barat yang mengalami penganiayaan di Malaysia. ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga.

Kuala Lumpur (ANTARA) - Selasa, 18 November 2025, petang hari, ANTARA bergegas menuju Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, setelah menerima informasi tentang adanya kasus penganiayaan terhadap pekerja migran Indonesia (PMI).

Informasi kasus penganiayaan PMI itu diperoleh dari Fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya (Pensosbud) KBRI KL.

Sekitar pukul 16.30 waktu Malaysia, ANTARA diterima oleh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Malaysia, Dato' Indera Hermono, di ruang kerjanya di lantai 2 Gedung KBRI.

"Saya sedang marah nih," kata Dubes Hermono sesaat setelah mempersilakan ANTARA duduk.

Rupanya Dubes Hermono marah karena peristiwa penganiayaan yang dialami PMI di Malaysia.

Tidak hanya satu, tapi terdapat dua kasus penganiayaan berat yang dialami PMI dalam satu bulan terakhir (Oktober–November 2025), yang ditangani oleh KBRI Kuala Lumpur.

Tidak seperti biasanya, raut wajah Dubes Hermono petang itu tampak serius, dahinya mengernyit. Padahal biasanya ia dikenal sebagai orang yang murah senyum dan humoris.

Dubes Hermono menuturkan kepada ANTARA kronologi dua kasus penganiayaan berat yang dialami dua orang pekerja migran asal Indonesia.

Kasus pertama menimpa PMI asal Temanggung, Jawa Tengah, yang telah bekerja selama 21 tahun di Malaysia, yang diselamatkan pada Oktober 2025 lalu.

Menurut penuturan Dubes Hermono, PMI asal Temanggung itu tidak pernah menerima gaji selama 21 tahun bekerja, dan kerap menerima penyiksaan secara fisik.

Korban diselamatkan oleh Polis Diraja Malaysia (PDRM) pada 19 Oktober 2025 setelah polisi menerima laporan yang disampaikan langsung oleh anak majikan korban.

Rupanya anak majikan korban juga tidak tega melihat korban selalu disiksa orang tuanya. Entah mengapa anak si majikan baru melaporkan setelah peristiwa itu terjadi sekian tahun lamanya.

Korban sendiri pada mulanya tidak dapat dikenali identitasnya, dan hanya dipercayai sebagai WNI melalui keterangan si anak majikan.

Selanjutnya pada 30 Oktober 2025, korban dibawa ke KBRI Kuala Lumpur untuk proses identifikasi identitas melalui pengambilan data biometrik keimigrasian.

Data korban pun tidak ditemukan dalam sistem keimigrasian Indonesia, meskipun korban mengaku pernah membuat paspor pada tahun 2004 dan mengingat nomor paspornya.

Sebagai tindak lanjut, Atase Polri kemudian melakukan pengambilan sidik jari korban dan mengirimkannya ke Pusat Inafis dan Identifikasi (Pusident) Polri di Indonesia untuk penelusuran lebih lanjut.

Hasil identifikasi menunjukkan bahwa korban benar seorang WNI dan berdomisili di Temanggung. Selanjutnya untuk menindaklanjuti hasil tersebut, Polres Temanggung mendatangi alamat korban dan berhasil menemui pihak keluarga.

Dari hasil verifikasi, keluarga memberikan selembar foto lama yang kemudian dikonfirmasi oleh korban sebagai dirinya dan keluarganya. Identitas korban pun berhasil dipastikan secara sah.

Saat ini kasusnya sedang diselidiki oleh pihak berwenang Malaysia di bawah Seksyen 12 Akta Antipemerdagangan Orang dan Antipenyelundupan Migran (ATIPSOM) 2007, dan Seksyen 326 Kanun Keseksaan (tindak kekerasan berat).

PMI asal Temanggung ini diduga menjadi korban eksploitasi/tindak pidana perdagangan orang (TPPO) sejak akhir tahun 2004. Korban tidak pernah menerima gaji selama bekerja, sejak tiba di Malaysia hingga diselamatkan pada 19 Oktober 2025.

Korban juga tidak pernah terhubung dengan keluarga dan pihak luar, dan tidak memiliki kebebasan.

Dubes Hermono menyampaikan korban mengalami penyiksaan keji oleh majikannya. Dalam foto masa lalu, korban memiliki bibir yang utuh. Namun setelah mengalami penyiksaan, bibir korban menjadi sumbing atau cacat permanen.

"Menurut pengakuannya dia disiram air panas sampai luka sehingga dokter harus menggunting bibirnya. Tubuhnya itu kurus kering dan selama bekerja di situ selain tidak digaji juga terus mengalami penyiksaan, dan ini saya kira suatu tindakan biadab yang dilakukan oleh seorang majikan di Malaysia terhadap pekerja asisten rumah tangga asal Indonesia," kata  Hermono.

 

Jalur nonprosedural

Kasus penganiayaan kedua, dialami oleh PMI asal Sumatera Barat, yang bekerja di Malaysia sejak Februari 2025. Kasusnya baru saja terkuak pada Jumat, 14 November 2025 lalu.

Penganiayaan yang dialami korban asal Sumatera Barat oleh majikannya ini, tidak kalah kejam.

Berdasarkan data KBRI KL, korban masuk di Malaysia melalui jalur nonprosedural pada Februari 2025 lalu melalui jalur Ferry Dumai–Port Dickson.

Korban bekerja sebagai asisten rumah tangga untuk menjaga bayi kembar dari majikan yang merupakan pasangan suami dan istri yang tinggal di sebuah kondominium lantai 29, di Kuala Lumpur, Malaysia.

Korban mulai bekerja pada 24 Februari 2025, dan dijanjikan gaji RM1.500 per bulan (sekitar Rp6.033.501/kurs RM1 = Rp4.022) dan tambahan RM100 per bulan apabila tidak ambil cuti mingguan.

Hubungan antara korban dengan majikannya mulai renggang pada awal Mei 2025, manakala salah satu bayi kembar tersebut tersedak saat minum susu hingga harus dirawat di ICU selama 2 bulan.


Mulai bulan September 2025, majikan mulai melakukan kekerasan dengan memukul korban menggunakan tangan maupun alat berupa hanger plastik dan gagang sapu, dengan alasan korban bekerja lambat, tidak rapi, dan rumah berantakan.

Sementara korban menyatakan dia tidak sempat merapikan rumah karena harus menjaga 2 anak kembar sekaligus.

Memasuki bulan November 2025, korban semakin sering menerima omelan dan penganiayaan secara fisik.

Puncak kekerasan terjadi pada Kamis, 13 November 2025 malam. Sang majikan marah karena rumah berantakan, dan pekerjaan rumah tidak beres. Majikan lalu memanaskan air dalam panci dan setelah mendidih air disiramkan ke tubuh korban.

Korban mengalami luka di bagian punggung dan lengan sebelah kanan. Walau demikian korban tidak diberikan kesempatan istirahat ataupun mengobati luka.

Dalam kondisi terluka fisik dan mental, korban dipaksa menyelesaikan pekerjaan rumah seperti menyeterika baju dan bersih-bersih hingga Jumat 14 November 2025, jam 4.30 pagi.

Majikan kemudian hanya memberi waktu 30 menit bagi korban untuk istirahat atau tidur, dan mengancam akan menyiram air panas lagi apabila korban tidak bangun pada jam 5.00 pagi (Jumat, 14 November 2025).

Pada Jumat, 14 November 2025, sore hari, saat korban menggendong bayi, korban mendengar percakapan majikan wanita kepada majikan pria yang saat itu berada di rumah, untuk memanaskan air yang akan disiramkan lagi kepada korban, karena majikan wanita mengaku melihat melalui CCTV bahwa korban sempat tertidur sejenak di dapur.

Mendengar hal tersebut, korban menjadi ketakutan lalu diam-diam keluar melalui jendela rumah dan bersembunyi di selasar luar kondominium lantai 29.

Melihat korban duduk di tepi bangunan kondominium, majikan kemudian membujuk korban agar masuk ke rumah dan berbincang baik-baik, dan majikan berjanji tidak akan memukul.

Terbujuk rayuan majikan, korban masuk kembali ke dalam rumah melalui jendela. Namun belum sempat kedua kakinya menginjak lantai, suami majikan menarik badan korban masuk rumah dan bersama istrinya memukuli korban. Korban lalu ditarik ke dalam kamar mandi dan disiram dengan air panas.

Majikan kemudian menyuruh korban mengganti baju dalam tiga detik dan menyuruhnya membersihkan botol susu bayi.

Saat itu, korban mendengar majikan kembali menyalakan kompor untuk memanaskan air. Mengetahui gelagat buruk, saat air akan mendidih, korban lari ke dalam kamar kedua dan menguncinya dari dalam.

Korban lalu keluar lagi dari jendela kamar dan bersembunyi di dekat mesin AC di tepi bangunan kondominium tingkat 29.

Proses penyelamatan

Melihat ada orang yang berdiri di tepi bangunan lantai 29, pihak keamanan bangunan kondominium segera menghubungi pemadam kebakaran untuk meminta bantuan penyelamatan.

Awalnya pihak keamanan sempat menduga korban tersebut berniat bunuh diri dengan cara melompat dari ketinggian.

Sementara itu untuk menghindari tangkapan dari suami majikan, korban merosot turun melalui pipa bangunan ke tingkat 28.

Namun karena jendela kamar tingkat 28 saat diketuk tidak ada jawaban maka korban kembali merosot turun ke tingkat 27.

Korban kemudian diselamatkan oleh petugas pemadam kebakaran dari jendela kamar kondominium lantai 27.

Setelah diberi perawatan luka bakar pada punggung dan lengannya, pada Jumat malam korban diantar petugas pemadam kebakaran ke balai polis (pos polisi) yang terletak di dekat kondominium tempat korban bekerja.

Korban bertahan di balai polis menunggu perwakilan dari KBRI datang, dan pada Selasa (18/11), korban berada di Shelter KBRI Kuala Lumpur untuk mendapatkan pendampingan advokasi. Korban disebut mengalami trauma berat.

Dubes Hermono sempat menunjukkan foto-foto luka yang dialami korban asal Sumatera Barat itu. Tubuhnya penuh luka bakar dan luka lebam.

 

Ketegasan Imigrasi

Duta Besar Hermono meminta dan mendorong pihak kepolisian Malaysia (Polis Diraja Malaysia/PDRM) menindak tegas semua pelaku sesuai hukum yang berlaku, agar dapat memberikan efek jera dan mencegah peristiwa serupa terulang kembali.

Di sisi lain, Dubes Hermono juga menyatakan dengan tegas agar pihak imigrasi betul-betul menjalankan perannya dengan baik, guna mencegah adanya PMI yang bekerja secara nonprosedural di luar negeri.

Permintaan itu sudah berulang kali disampaikan Dubes Hermono kepada imigrasi.

"Jadi kedua kasus ini adalah kasus PMI undocumented (nonprosedural), baik yang dari Temanggung maupun yang dari Sumatera Barat. Jadi di sini kelihatan bahwa kalau kita sendiri terus membiarkan ada pekerja undocumented keluar dari Indonesia dan ini menimbulkan kerawanan," jelas Dubes Hermono.

Dubes Hermono menilai kasus-kasus penyiksaan PMI dan kasus gaji PMI tidak dibayar bertahun-tahun berawal dari masih mengalirnya pekerja-pekerja yang nonprosedural atau undocumented ke luar negeri.

Pihak berwenang dalam hal ini imigrasi memiliki kewajiban untuk menyeleksi dengan ketat orang-orang yang dicurigai akan bekerja di luar negeri secara nonprosedural.

Kepada ANTARA petang itu Dubes kemudian menunjukkan berkas data-data korban penganiayaan asal Sumatera Barat.

Dari berkas korban diketahui bahwa korban memiliki paspor resmi yang diterbitkan imigrasi Agam, Sumatera Barat. Hal tersebut menurut Dubes Hermono, menunjukkan bahwa proses profiling atau menganalisa informasi terhadap calon penerima paspor masih lemah.

Dubes Hermono mengatakan proses penerbitan paspor seringkali masih terlalu mudah, padahal proses profiling sangat penting dilakukan untuk mencegah adanya WNI yang mengaku akan melancong atau berwisata ke luar negeri, namun ternyata bekerja secara nonprosedural di negara tujuan.

"Ini mohon maaf saya katakan, tidak ada perbaikan di dalam negeri, tentang bagaimana kita melakukan pencegahan. Kalau kita tidak melakukan pencegahan, maka kejadian-kejadian seperti ini ini akan terus terjadi. Jadi pekerjaan rumah kita ini sebetulnya tidak berat, tetapi tidak pernah dibereskan," sesal Hermono.

Dia mengatakan semestinya proses profiling tidak sulit untuk dilakukan, jika ada kemauan dan keseriusan. Misalnya dengan menerapkan profiling khusus kepada pemohon paspor yang dicurigai tidak memiliki kemampuan finansial untuk berwisata ke luar negeri.

Pihak imigrasi misalnya, bisa meminta pemohon yang dicurigai akan bekerja di luar negeri, untuk menunjukkan rekening koran perbankannya, kemudian dilihat apakah yang bersangkutan betul-betul memiliki kemampuan berwisata ke luar negeri atau justru dapat dicurigai akan bekerja secara nonprosedural di luar negeri.

"Kalau orang-orang dari 'kampung' bikin paspor itu kan harus dicurigai mau bekerja, apalagi dia perempuan, apalagi dia sendiri. Ini kan selalu ada orang yang membawanya, ada calonya kenapa hal ini tidak pernah dibereskan," imbuhnya.

Dia menekankan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan perhatian sangat besar terhadap perlindungan masyarakat Indonesia di luar negeri, salah satunya dengan meningkatkan status BP2MI menjadi kementerian.

Hal itu semestinya dapat dimaknai atau direspons pihak-pihak terkait dengan ikut meningkatkan upaya pencegahan dan perlindungan terhadap WNI yang akan ke luar negeri.

"Ini kan artinya bahwa perlindungan pekerja migran itu betul-betul menjadi perhatian pemerintah. Tetapi di level implementasi hal-hal ini masih aja terus terjadi. Jadi ini persoalan-persoalan yang selalu terjadi dari dulu dan tidak terlihat adanya perbaikan yang serius," tegas dia.

Dubes Hermono berharap fakta-fakta itu bisa didalami, termasuk mendalami mengapa seorang petugas imigrasi bisa memberikan paspor kepada orang yang kemudian bekerja ke luar negeri secara nonprosedural dan akhirnya mengalami penganiayaan.

Kasus penganiayaan PMI asal Temanggung maupun Sumatera Barat tentu bukan kasus pertama yang ditangani Dubes Hermono yang telah bertugas selama total tujuh tahun di Malaysia, di antaranya dua tahun sebagai Wakil Dubes dan lima tahun sebagai Dubes di Malaysia. 

Dia menegaskan kasus-kasus penganiayaan pekerja migran Indonesia semestinya bisa menjadi pengingat atau wake up call bagi semua pihak terkait, untuk serius menyikapi hal tersebut.

Dubes Hermono mengingatkan para PMI itu, khususnya para perempuan pahlawan devisa, sejatinya hanya memiliki tujuan mulia untuk mencari sesuap nasi di negeri orang.

Namun cara-cara nonprosedural yang ditempuh tentu tidak dapat dibenarkan sama sekali, karena selain menyalahi hukum juga menimbulkan kerawanan atas keselamatan dan nyawa para pekerja migran.

Oleh sebab itu peran imigrasi sebagai pihak penerbit paspor harus terus ditingkatkan.

Tentu tidak semua kantor atau petugas imigrasi lemah dalam melakukan profiling pemohon paspor.

Pada medio Juli 2025 lalu, publik telah melihat video viral petugas imigrasi Indonesia yang berjasa mencegah seorang wanita menjadi korban penipuan atas modus menemui pacarnya di Pakistan yang dikenal melalui media sosial.

Kemampuan profiling semacam itu harus terus diterapkan dan ditingkatkan di setiap kantor dan petugas imigrasi di seluruh daerah di Indonesia.

Perlindungan WNI di luar negeri adalah kewajiban negara, namun pencegahan tidak kalah penting untuk dilakukan, termasuk dengan cara memberantas calo-calo yang kerap meloloskan calon PMI nonprosedural ke luar negeri.

Perlindungan pekerja migran tidak boleh lagi menjadi slogan semata. Jangan sampai ada lagi jeritan pilu pekerja migran Indonesia di luar negeri.

 

Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

Kisah Dubes di Kuala Lumpur membongkar praktik percaloan di "KBRI 2"

Kisah Dubes di Kuala Lumpur membongkar praktik percaloan di "KBRI 2"

3 November 2025 17:07

Dubes RI untuk Malaysia: Antara jadi penyeimbang informasi

Dubes RI untuk Malaysia: Antara jadi penyeimbang informasi

2 November 2025 14:40

Dubes RI bersyukur WNI korban pemerkosaan di Malaysia dapatkan keadilan

Dubes RI bersyukur WNI korban pemerkosaan di Malaysia dapatkan keadilan

2 Oktober 2025 09:54

PRT asal Indonesia di Malaysia alami penyiksaan dan tidak digaji selama enam bulan

PRT asal Indonesia di Malaysia alami penyiksaan dan tidak digaji selama enam bulan

1 Mei 2023 17:10

Dubes Hermono siap antar jenazah Prof Azyumardi Azra ke Tanah Air

Dubes Hermono siap antar jenazah Prof Azyumardi Azra ke Tanah Air

19 September 2022 08:36

PMI alami penyiksaan di Selangor, saat Malaysia baru tandatangani MoU

PMI alami penyiksaan di Selangor, saat Malaysia baru tandatangani MoU

6 September 2022 06:44

Jumhur Hidayat tidak setuju semua jabatan sipil tidak boleh diisi polisi

Jumhur Hidayat tidak setuju semua jabatan sipil tidak boleh diisi polisi

17 November 2025 09:42

BPJS Ketenagakerjaan beri perlindungan 580 ribu pekerja rumah tangga kategori BPU-PMI

BPJS Ketenagakerjaan beri perlindungan 580 ribu pekerja rumah tangga kategori BPU-PMI

8 September 2025 13:40

Terpopuler

Hujan sejak Jumat siang di Kota Bogor picu peningkatan debit Bendung Katulampa

Hujan sejak Jumat siang di Kota Bogor picu peningkatan debit Bendung Katulampa

Pemkot Bekasi siap siaga potensi cuaca ekstrem

Pemkot Bekasi siap siaga potensi cuaca ekstrem

Lille menang 1-0 atas Marseille berkat gol tunggal Ethan Mbappe

Lille menang 1-0 atas Marseille berkat gol tunggal Ethan Mbappe

Jaka Bijol sebut golnya ke gawang Chelsea pada laga lanjutan Liga Inggris istimewa

Jaka Bijol sebut golnya ke gawang Chelsea pada laga lanjutan Liga Inggris istimewa

Flick puji performa Ferran Torres yang buat hattrick ke gawang Real Betis

Flick puji performa Ferran Torres yang buat hattrick ke gawang Real Betis

Top News

  • Kotawaringin Timur telusuri dugaan pencemaran udara yang dikeluhkan warga

    Kotawaringin Timur telusuri dugaan pencemaran udara yang dikeluhkan warga

    17 menit lalu

  • Seorang pria di Bnadung tewas bersimbah darah dengan sejumlah luka tusuk

    Seorang pria di Bnadung tewas bersimbah darah dengan sejumlah luka tusuk

    20 menit lalu

  • HET pupuk turun 20 persen, harapan petani ikut tumbuh

    HET pupuk turun 20 persen, harapan petani ikut tumbuh

    33 menit lalu

  • Pemkab Subang terus perbaiki layanan dan keterbukaan publik

    Pemkab Subang terus perbaiki layanan dan keterbukaan publik

    36 menit lalu

  • UI terima dana abadi sebesar Rp5 miliar dari Maruarar Sirait

    UI terima dana abadi sebesar Rp5 miliar dari Maruarar Sirait

    41 menit lalu

Antara News bogor
megapolitan.antaranews.com
Copyright © 2025
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Kabar Daerah
  • Ekonomi
  • Iptek
  • Artikel
  • Lingkungan Hidup
  • Wisata
  • Internasional
  • Olahraga
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA