Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat bersama unsur forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) melaksanakan kegiatan tabur bunga di Makam Pahlawan Nasional KH. Noer Alie, kompleks Pondok Pesantren At Taqwa Kecamatan Babelan dalam rangka menyambut Hari Pahlawan.
Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Ida Farida menegaskan peringatan Hari Pahlawan bukan sekadar seremoni tahunan namun momentum memperkuat penghargaan terhadap perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan darah serta tenaga demi kemerdekaan bangsa.
"Intinya bagaimana kita sebagai warga negara menghargai perjuangan para pahlawan. Perjuangan kita hari ini tentu berbeda dengan perjuangan pahlawan. Dan kita kini meneruskan perjuangan dengan mengisi kemerdekaan melalui pembangunan," katanya di Cikarang, Sabtu.
Dia mengatakan perjuangan mengisi kemerdekaan dapat dilakukan dengan berkontribusi terhadap pembangunan daerah sesuai masing-masing bidang yang ditekuni guna mewujudkan kesejahteraan bersama, khususnya masyarakat Kabupaten Bekasi.
Ia turut menekankan penting meneladani nilai-nilai patriotisme dan integritas dalam menjalankan tugas, terutama bagi para penyelenggara pemerintahan.
"Perangkat daerah harus memiliki integritas tinggi, daya juang serta inovasi dalam menjawab tantangan pembangunan dan dinamika kebutuhan masyarakat yang berkembang," katanya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pahlawan tahun 2025 yang juga diisi dengan doa dan zikir bersama, sebelum pelaksanaan upacara resmi yang akan digelar pada Senin (10/11) di Lapangan Plasa Pemkab Bekasi.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi Alamsyah mengatakan rangkaian peringatan Hari Pahlawan tahun ini juga difokuskan untuk menanamkan nilai kepahlawanan pada generasi muda melalui kegiatan sosialisasi ke pondok pesantren.
"Nilai keikhlasan, kesungguhan, kesabaran dan semangat juang harus tertanam dalam diri generasi muda. Sosok KH. Noer Alie adalah teladan yang tepat, karena selain sebagai pejuang kemerdekaan, beliau juga ulama besar yang menjadi panutan umat," katanya.
Menurut Alamsyah membela negara merupakan bagian dari ajaran agama, bagian dari iman. "Karena itu nilai-nilai kepahlawanan sekaligus religius dari KH. Noer Alie harus terus diwariskan dan dipahami," katanya.
Baca juga: Pemerintah Kota Bogor ziarah ke Taman Makam Pahlawan Dreded
Baca juga: Baznas Kota Depok beri tali kasih kepada 13 veteran kemerdekaan
