Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Badan amil zakat nasional (Baznas) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat membangun fasilitas sekolah berupa empat unit kamar mandi baru di SDN Telajung 01 Kecamatan Cikarang Barat memakai dana non-halal.
Ketua Baznas Kabupaten Bekasi Aminulloh menjelaskan pembangunan empat unit kamar mandi ini dibiayai melalui dana non-halal yang dikelola secara transparan sesuai hasil audit lembaga.
"Dana non-halal ini berasal dari bunga tabungan zakat, infak dan sedekah yang tersimpan di bank," katanya di Cikarang, Jumat.
Dia mengatakan berdasarkan rekomendasi auditor, dana tersebut digunakan untuk kemaslahatan umum seperti pembangunan kamar mandi dan fasilitas publik lain.
Baca juga: Baznas Bekasi gelar pelatihan ciptakan kemandirian
Baca juga: Baznas Bekasi distribusikan 9.350 paket sembako kepada warga tidak mampu
Ia menegaskan penggunaan dana non-halal sebagaimana rekomendasi auditor, dapat diarahkan untuk proyek-proyek sosial yang memberikan manfaat luas tanpa mengurangi kesucian dana zakat itu sendiri.
"Dan pembangunan empat unit kamar mandi ini sekaligus menjadi wujud komitmen kami dalam mendukung dunia pendidikan," katanya.
Fasilitas tersebut setelah tuntas terbangun kini siap digunakan oleh 700 siswa-siswi untuk menunjang kenyamanan serta kebersihan lingkungan sekolah.
Baznas Kabupaten Bekasi melalui program tersebut berharap pembangunan ini menjadi contoh nyata bahwa dana umat, termasuk dana non-halal yang dikelola secara bertanggung jawab, dapat memberi manfaat langsung bagi masyarakat, terutama di bidang pendidikan.
Baca juga: 2.070 siswa menerima bantuan pendidikan dari Baznas Bekasi
Kepala Bidang Sekolah Dasar pada Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Pranoto turut menyampaikan apresiasi atas sinergi antara Baznas dengan dunia pendidikan.
"Semoga sekolah dapat menjaga dan merawat fasilitas dengan baik agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang," ucapnya.
Sementara itu, Kepala SDN Telajung 01 Kardiana menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Baznas Kabupaten Bekasi.
"Empat kamar mandi baru ini sangat dibutuhkan dan akan meningkatkan kenyamanan siswa saat beraktivitas di sekolah," kata dia.
