Warga-Respon-Positif-APTB-Bogor-Rawamangun
Bogor, 7/3 (Antara) - Hari ke dua pengoperasioan angkutan perbatasan terintegrasi bus transjakarta (APTB) Bogor-Rawamangun direspon positif oleh sejumlah penumpangnya.

"Saya penasaran dengan busnya, jadi sengaja coba naik APTB ini sekalian pulang ke Jakarta," kata Rahma (22) mahasiswa disalah satu perguruan tinggi negeri di Bogor ini saat ditemui di Terminal Bubulak, Kamis.

Rahma mengatakan, sebelum ada APTB ia biasa pulang ke rumahnya di kawasan Jakarta Timur dengan menaiki kereta api listrik.

Naik kereta dari Bogor lalu turun di Tebet, dan ia harus berganti angkutan kota sebanyak dua kali untuk sampai di rumah.

"Tapi kalau naik APTB ini, saya cuma turun satu kali lalu nyambung naik angkot sekali, lebih efisien dan tidak ribet," katanya.

Selain itu, lanjut Rahma, ia merasa nyaman naik APTB karena jarak tempuh dari kosanya di Dramaga tidak terlalu jauh.

"Yang pasti nyaman, karena berangkatnya dapat tempat duduk, tinggal duduk manis sampai tempat tujuan," ujarnya.

Rahma mengaku belum tahu seluk beluk operasional bus tersebut, oleh karena itu ia mencoba untuk menaikinya sekaligus mempelajari rutenya.

Sementara itu, menurut petugas tiketing APTB Samsi Wibowo, Rahma tidak perlu naik angkot lagi untuk sampai rumahnya.

"Mbak cukup naik APTB, transit di busway Pulo Gadung, disana ada shelter busway, jadi tidak perlu bayar lagi, asal tidak keluar koridor," katanya.

Samsi Wibowo menyebutkan, hari ke dua operasional APTB berlangsung kondusif, tidak ada hambatan atau gangguan dari angkutan lainnya, karena bus tidak melanggar trayek manapun.

         Ia menjelaskan, selama uji coba ini ada lima APTB yang dioperasikan, dari Bogor bus pagi berangkat pukul 04.30 WIB, sedangkan untuk malam berangkat dari Rawamangun pukul 21.00 WIB.

"Bus berangkat setiap jam, jaraknya 20 sampai 30 menitan antara bus satu dengan yang lainnya," katanya.

Menurut Samsi, suasana penumpang cukup ramai pada keberangkatan bus pagi. Bus terisi penuh dari Bogor.

Terkait adanya penolakan organisasi masyarakat setempat, menurut Samsi hal tersebut hanya kesalahpahaman saja.

"Ibaratnya kita masuk wilayah orang harus "sowan" dulu mbak, yang pasti tidak ada yang demo, aktivitas bus lancar tidak ada hambatan," katanya.

Secara resmi Pemerintah DKI Jakarta meresmikan pengoperasian APTB pada 5 Maret kemarin.

APTB Bogor-Rawamangun ini terintegrasi dengan transjakarta Koridor IV (Pulogadung-Dukuh Atas) dan koridor IX (Pinangranti-Pluit).

Bus yang dioperasikan oleh PT Sinar Jaya Megah Langgeng ini, tahap awal dioperasikan 10 bus dengan kapasitas penumpang 85 orang terdiri dari 35 orang duduk dan 50 berdiri.

Rute APTB Bogor-Rawamangun melewati Terminal Bubulak, masuk Tol Jagorawi, Cawang, Prumpung, belok kanan melewati Jalan Pemuda, hingga sampai Rawamangun atau jarak tempuh 52 kilo meter.

Laily R


: Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026