Bantuan logistik yang kami kirimkan berupa 2 ribu selimut, 2 ribu matras dan 2 ribu terpal.
Sukabumi (Antaranews Megapolitan) - Palang Merah Indonesia (PMI) kembali mengirimkan bantuan logistik dan tim medis untuk membantu warga yang menjadi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Bantuan logistik yang kami kirimkan berupa 2 ribu selimut, 2 ribu matras dan 2 ribu terpal. Di mana secara keseluruhan berat bantuan mencapai 26 ton dan bernilai Rp446 juta," kata Kepala Biro Sarana dan Prasarana Markas Pusat PMI Tia Kurniawan melalui sambungan teleponnya, Selasa.

Bantuan tersebut dikirimkan dalam tiga tahap yakni pada Senin (6/8) dengan menggunakan maskapai Citilink Indonesia. Kemudian tahap berikutnya bantuan logistik dibarengi dengan keberangkatan Tim Penanggulangan Bencana dari PMI Pusat ke Lombok, pada Selasa, (7/8).

Lanjut dia, bantuan yang sudah sampai di Lombok langsung diberikan kepada warga terdampak gempa, terutama yang masih banyak mengungsi di depan rumah dan di pinggir jalan.

Menurut dia, bantuan pengiriman dari Citilink sangat bermanfaat bagi PMI dan khususnya masyarakat yang membutuhkan, karena bantuan menjadi lebih cepat sampai.?Selain logistik, PMI juga memobilisasi tim medis yang terdiri dari sembilan dokter, enam perawat, satu apoteker, satu psikolog dan satu spesialis psikososial serta satu ambulans.

"Bantuan medis ini berasal dari PMI Kota Solo, RS PMI Bogor dan Fakultas Kedokteran Unversitas Indonesia. Tim PMI Solo sedang meluncur melalui jalur darat, sementara tim RS PMI Bogor berangkat pada Senin (7/8)," kata Pejabat Sementara Kepala Divisi Kesehatan PMI Pusat Eka Wulan Cahyasari.

Selain itu, pihaknya juga menambah tim medis untuk diberangkatkan ke Lombok yang berasal dari?PMI Bali dan PMI Kota Malang. Pihaknya juga sudah menghubungi sejumlah markas PMI di Indonesia agar bersiaga untuk diberangkatkan menuju NTB.

Pewarta: Aditia Aulia Rohman
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026