Depok (ANTARA) - Universitas Indonesia (UI) melalui Program Pendidikan Vokasi memberikan layanan medis dan terapi gratis bagi 1.270 lansia warga Katulampa Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat
Layanan dan bakti sosial bertajuk “Sehat Bersama, Bahagia Bersama: Wujud Nyata Pengabdian Terapi Okupasi Bersumber Daya Masyarakat” ini diberikan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Ketua Program Studi Terapi Okupasi Vokasi UI, Hermito Gidion di Depok, Selasa, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud konkret dari pendekatan terapi okupasi berbasis masyarakat.
Baca juga: Dosen dan mahasiswa PNJ gelar pengabdian masyarakat di PT Capsugel Indonesia
Menurutnya, pendekatan ini dilakukan langsung di lingkungan tempat tinggal warga, bukan di rumah sakit atau klinik, dengan tujuan mendorong individu untuk mencapai kemandirian serta meningkatkan kualitas hidup melalui aktivitas yang bermakna.
"Tidak hanya memberikan layanan, kami juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan secara menyeluruh, khususnya bagi kelompok lanjut usia,” kata Hermito.
Untuk menjalankan program ini, Vokasi UI menggandeng Yayasan Setia Bakti Lestari, Pemerintah Kota Bogor, dan Yayasan Zafirah.
Baca juga: UI gelar Vokhumfest 2025 fokus optimalisasi promosi digital UMKM
Kolaborasi ini menunjukkan sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah daerah, dan organisasi sosial dalam menjawab kebutuhan kesehatan komunitas; serta menjadi contoh pengabdian lintas sektor berbasis ilmu terapi okupasi.
Salah seorang penerima manfaat, Puspitasari, menyampaikan apresiasinya kepada UI dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini.
“Saya senang sekali dengan adanya pemeriksaan kesehatan secara gratis. Pelayanannya lengkap, ramah, dan bebas biaya. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus diadakan, terutama bagi warga yang akses kesehatannya terbatas,” ujarnya.
Baca juga: Vokasi UI gelar kompetisi bergengsi praction sebagai ajang kolaborasi profesional
Dalam kegiatan yang berlangsung di SMK Zafirah, Kelurahan Katulampa, Bogor Timur, sebanyak 1.270 warga menerima pelayanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum dan gigi, pemeriksaan mata dan pembagian kaca mata baca untuk lansia, terapi akupunktur dan chikung, hingga terapi tradisional seperti dalong dan toksen.
Selain itu, warga juga memperoleh layanan potong rambut gratis sebagai bagian dari perawatan diri.
Pewarta: Feru LantaraUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026