Karawang (ANTARA) - Bupati Karawang, Jawa Barat, Aep Syaepuloh menekankan agar kegiatan penataan drainase perkotaan di ruas jalan Arif Rahman Hakim atau Jalan Niaga tetap menjaga kebersihan dan tidak mengganggu arus lalu lintas.
"Para pekerja proyek penataan drainase perkotaan ini harus tetap memperhatikan keselamatan dan menjaga kebersihan lingkungan di sekitar lokasi pengerjaan," kata Bupati Aep Syaepuloh saat meninjau proyek penataan drainase perkotaan di Karawang, Senin.
Ia juga menyampaikan agar penyedia jasa atau pihak kontraktor bisa memastikan kalau pelaksanaan kegiatan itu dilakukan secara profesional, sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.
Baca juga: Bupati Karawang siap renovasi kerusakan ruang sekolah akibat banjir
Baca juga: Bupati Karawang lantik puluhan pejabat di sekitar areal persawahan
Pihak penyedia jasa juga harus memastikan, kegiatan penataan drainase perkotaan sepanjang 489,6 meter itu bisa berjalan dan selesai sesuai dengan waktu yang ditentukan.
"Saya minta pengerjaan (proyek) ini bisa selesai dalam waktu 120 hari kalender, jangan sampai molor," katanya.
Mengenai adanya gangguan arus lalu lintas yang terjadi selama kegiatan proyek berlangsung, bupati mengaku akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan. Dengan begitu bisa langsung dilakukan pengaturan mobilitas kendaraan masyarakat.
Karawang Budgeting Control (KBC) sebelumnya menilai proyek penataan drainase perkotaan di jalan Arif Rahman Hakim rawan pelanggaran dan tidak sesuai prinsip efisiensi.
Kondisi di lokasi proyek terlihat galian di sepanjang saluran drainase disertai dengan lumpur. Selain itu terdapat sisa material u-ditch (saluran drainase yang terbuat dari beton pracetak).
Baca juga: Bupati Karawang kembalikan Taman Ade Irma menjadi ruang terbuka hijau
"Sisa material u-ditch itu bergelatakan di bahu jalan, dan cukup membahayakan pengguna jalan. Pengerjaan proyek itu sama sekali tidak memerhatikan lingkungan sekitar," kata Direktur Karawang Budgeting Control Ricky Mulyana.
Kegiatan penataan drainase perkotaan di jalan Arif Rahman Hakim itu nilai anggarannya mencapai hampir Rp2 miliar. Pengerjaannya dilaksanakan oleh kontraktor PT Putra Rumagora Mandiri yang beralamat di Jakarta Timur.
Pewarta: M.Ali KhumainiUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026