Kota Sukabumi (ANTARA) - Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi, Jawa Barat bergerak cepat mengatasi banjir dan memperbaiki saluran drainase untuk memastikan tidak terjadi banjir susulan sebagaimana yang terjadi di tiga kelurahan pada Rabu (3/12) malam.
DPUTR Kota Sukabumi, Jumat, bersama instansi terkait mengeruk saluran drainase yang telah dangkal akibat sedimentasi dan tumpukan lumpur, selain membersihkan tumpukan sampah di berbagai saluran drainase.
Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kota Sukabumi Barlian Hadi yang memimpin kegiatan rehabilitasi saluran drainase di Kelurahan Warungoyong mengatakan, saat drainase dangkal dan hujan deras maka luapan air menggenangi jalan hingga menyebabkan banjir di lingkungan sekitar.
Oleh karena itu pihaknya bersama-sama pimpinan wilayah dan warga setempat bergotong royong memperbaiki saluran drainase sehingga aliran air tidak lagi meluap ke jalan.
"Sekaligus untuk antisipasi bila hujan deras susulan," katanya seraya merencanakan untuk melakukan pelebaran saluran pembuangan air agar bisa menampung lebih banyak lagi debit air yang mengalir.
Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUTR Alby Avrialzi menambahkan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, sebagai salah satu upaya untuk mencegah terjadinya banjir.
Sebelumnya, akibat hujan deras pada Rabu (3/12) lalu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam laporannya menyebutkan terdapat tujuh lokasi kejadian bencana seperti di Kelurahan Cikondang, Limusnunggal, dan Warudoyong.
BPBD melaporkan rangkaian kejadian bencana tersebut terdiri atas banjir, tanah longsor, dan kerusakan bangunan. Salah satu penyebab terjadinya bencana adalah tersumbatnya saluran drainase oleh tumpukan sampah.
Sejumlah penanganan pun telah dilakukan oleh BPBD bersama berbagai pihak terkait, di antaranya dengan membersihkan material longsor.
Penanganan bencana dilakukan pula dengan melibatkan pihak kelurahan. Lurah Warudoyong Nuke Nurulaini telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang pasca-banjir yang sempat merendam sejumlah rumah warga.
Baca juga: Pemkot sebut naskah kuno Kota Sukabumi terdaftar di Perpusnas RI
Baca juga: Kota Sukabumi juara terbaik I audit stunting Jabar
Baca juga: Hari Bhakti PU Kota Sukabumi ditandai peresmian tugu
Baca juga: Kota Sukabumi memperbaiki pengelolaan sampah
