Depok (ANTARA) - Kesehatan merupakan hal yang paling berharga yang tidak ternilai harganya. Semua yang hidup pasti ingin selalu sehat, tetapi penyakit tidak bisa ditebak kapan datangnya.
Memiliki jaminan kesehatan merupakan solusi terbaik bagi kehidupan saat ini. Edah (56) mengungkapkan betapa pentingnya terdaftar sebagai salah satu peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.
Melalui Program JKN ini, kesehatan ia dan keluarganya dapat terlindungi tanpa harus memusingkan biaya berobat yang semakin mahal. Senin.
“Alhamdulillah saya dan suami sudah terdaftar sebagai peserta JKN pada segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta yang berbayar mandiri di kelas dua. Kalau cucu saya yang ini belum terdaftar sebagai peserta JKN karena Kartu Keluarga (KK) masih dengan ibunya, mungkin nanti akan saya daftarkan juga kalau KK-nya sudah gabung dengan saya.
Baca juga: Reaktivasi kepesertaan, suganti sebut sedia JKN sebelum sakit
Ibunya di Bandung, dia tinggal sama saya sekarang. Alhamdulillah untuk saat ini diberi kesehatan yang luar biasa dan semoga jangan sampai sakit, cuma saya sudah merasakan sendiri manfaat Program JKN untuk pengobatan bapak saya tiga tahun lalu,” ujar Edah.
Program JKN yang sudah berjalan selama lebih dari satu dekade ini telah memberikan manfaat yang luar biasa bagi peserta JKN dalam mendapatkan layanan kesehatan yang mudah dan terjangkau.
Program JKN menggunakan mekanisme berjenjang, artinya bagi peserta dengan indikasi medis dan memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter spesialis maka akan diberikan surat rujukan dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) untuk ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) atau rumah sakit kecuali dalam kondisi gawat darurat peserta JKN dapat langsung ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit tanpa membawa surat rujukan.
Baca juga: Sri rasakan manfaat program jkn sebagai pelindung kesehatan keluarga
“Bapak saya tiga tahun lalu harus menjalani pengobatan rawat inap selama seminggu akibat komplikasi saraf kejepit dan penyakit lambung di waktu yang bersamaan. Saat itu kami menggunakan Program JKN untuk berobat, merasa sangat terbantu sekali. Bapak saya terdaftar sebagai peserta JKN di kelas satu pas iurannya masih 80 ribu per bulan dulu.
Meskipun menggunakan Program JKN tetapi kami diberikan fasilitas yang lengkap, ruang kamar yang bersih serta dokter dan juga perawat yang bertugas semuanya ramah dan menjelaskan secara detail terkait penyakit bapak saya,” cerita Edah.
Edah yang merupakan warga Kelurahan Cinangka ini mengaku baru pertama kali datang ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Depok yang berada di Grand Depok City. Saat ditemui oleh Tim Jamkesnews, tampak Edah datang bersama dengan cucunya dengan keperluan untuk menanyakan mengenai tunggakan JKN miliknya.
Meskipun baru pertama kali baginya datang ke Kantor BPJS Kesehatan, Edah sudah mengapresiasi pelayanan yang excellent yang diberikan oleh petugas kepada peserta yang datang. Ia juga berharap semoga Program JKN semakin terus menolong masyarakat yang mebutuhkan layanan kesehatan.
Baca juga: Program JKN hadir lindungi kesehatan Rani dan keluarga
“Baru pertama kali ke sini, terakhir kali ke Kantor BPJS Kesehatan yang di Jalan Margonda. Sekarang gedungnya lebih besar dan lebih nyaman ya. Petugas-petugasnya juga ramah-ramah, baik-baik.
Dari petugas yang berjaga di depan sudah disambut dengan senyum ramah dan menanyakan keperluan saya. Pelayanan disini sebenarnya sudah sangat bangus, jadi tinggal dipertahankan saja atau bisa ditingkatkan lagi karena jujur saya sudah nyaman dengan adanya Program JKN.
Tidak seperti kata orang, malah saya merasa jauh lebih mudah mendapatkan layanan kesehatan berkat Program JKN dan sudah tidak pernah mengeluarkan biaya lagi kalau mau berobat,” harap Edah.
Pewarta: Feru LantaraUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026