Sukabumi, Jabar (ANTARA) - Sebanyak 100 warga yang tinggal di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota mengikuti Program Mudik Gratis Idul Fitri 1446 H yang bertujuan untuk membantu masyarakat dalam meringankan biaya mudik.
"Ada 100 peserta yang mengikuti Program Mudik Gratis Polres Sukabumi Kota. Para peserta tersebut diberangkatkan ke daerah tujuan mudik yakni Cirebon, Jabar dan Kabupaten Brebes, Jateng dari halaman Mapolres Sukabumi Kota pada Selasa," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Rita Suwadi di Sukabumi, Selasa.
Menurut Rita, Program Mudik Gratis sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat yang ingin merayakan Idul Fitri di kampung halamannya baik di Cirebon maupun Brebes.
Sebelumnya atau sekitar dua sepekan pihaknya sudah mensosialisasikan program ini kepada masyarakat, bagi yang berminat bisa datang langsung ke Mapolres Sukabumi Kota untuk mendaftar sebagai peserta Program Mudik Gratis.
Jumlah pendaftar pun cukup banyak, namun kuotanya hanya untuk 100 peserta. Mereka yang memenuhi persyaratan dan lebih dahulu mendaftar maka masuk dalam kuota peserta program yang rutin digelar setiap tahunnya menjelang lebaran.
Tujuan dari Program Mudik Gratis, selain untuk membantu meringankan biaya masyarakat yang ingin mudik, juga mengantisipasi serta mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.
"Kami mengerahkan tiga unit bus untuk memberangkatkan para peserta. Tentunya bus yang digunakan sudah memenuhi standar keamanan dan dioperasikan oleh awak bus yang profesional sehingga terjamin keamanan dan kenyamanan para pemudik," tambahnya.
Di sisi lain, Rita mengatakan bagi warga yang ingin mudik dengan menggunakan kendaraan pribadi sebelum berangkat harus terlebih dahulu memastikan kelayakan kendaraan mulai mesin, rem dan alat keamanan lainnya.
Tidak membawa barang yang berlebih. Kemudian memastikan sopir atau pengendara dalam kondisi prima serta tidak memaksakan diri membawa kendaraan jika mengantuk, kelelahan atau mengalami gangguan kesehatan.
Selain itu, tidak diperkenankan mudik menggunakan kendaraan roda dua atau sepeda motor dengan jarak tempuh jauh atau membutuhkan waktu yang lama dalam perjalanan.
Selanjutnya, jika ingin mudik dengan menggunakan angkutan umum, tidak membawa barang bawaan berlebih serta tidak menggunakan perhiasan yang mencolok serta memastikan uang maupun barang berharga lainnya disimpan di tempat yang aman.
Pihaknya mengingatkan kepada calon pemudik sebelum meninggalkan rumahnya dipastikan dalam kondisi aman dengan memeriksa kompor maupun jaringan listrik untuk mencegah terjadinya kebakaran atau hal yang tidak diinginkan.
Serta menitipkan rumah kepada orang yang dapat dipercaya atau melapor kepada petugas keamanan dan tidak menyimpan barang serta surat berharga saat rumah dalam kondisi kosong untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan seperti pembobolan atau pencurian rumah.
Baca juga: Semarang berangkatkan tujuh bus mudik gratis
Baca juga: Andre Rosiade kembali berangkatkan 7.500 pemudik gratis gunakan 150 bus tujuan Sumbar