Jakarta (ANTARA) - Pertandingan Timnas Indonesia melawan Bahrain dalam putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada Selasa 25 Maret 2025 pukul 20.45 WIB, merupakan pertemuan keenam kalinya dalam sejarah kompetisi kedua negara.
Tercatat dalam lima pertemuan sebelumnya, tim Garuda hanya meraih sekali kemenangan, sekali seri, dan tiga kali kalah dari Bahrain.
Pertemuan pertama pada Piala Asia 2004. Garuda saat itu kalah 1-3 dari Bahrain, di Stadion Luneng, Jinan, China.
Piala Asia 2007 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, giliran Garuda menang 2-1 atas Bahrain lewat gol Budi Sudarsono (menit ke-14) dan Bambang Pamungkas (menit ke-64) sementara gol Bahrain dicetak oleh Sayed Jalal (menit ke-27).
Pertemuan ketiga pada putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2014, Indonesia harus mengakui ketangguhan Bahrain dengan skor dua gol tanpa balas di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta (06/09/2011). Saat Indonesia bertandang ke Bahrain, kembali tuan rumah menghajar Indonesia dengan skor sepuluh gol tanpa balas pada 29 Februari 2012.
Pertemuan terakhir kedua tim yang berlangsung pada pertandingan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 berakhir imbang 2-2.
Garuda harus menang pada pertandingan Selasa besok bila masih menjaga peluang untuk tahap berikutnya ke Piala Dunia 2026.
Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo meyakini Timnas Indonesia sudah belajar dari kekalahan melawan Australia sehingga bisa tampil lebih matang melawan Bahrain.
"Pastinya setelah pertandingan melawan Australia, pelatih dan tim melakukan evaluasi," kata Dito Ariotedjo.
Ia menyampaikan hal itu menanggapi perjuangan Timnas Indonesia dalam laga lanjutan putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Skuad Garuda akan menjamu timnas Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta pada Selasa (25/3), setelah sebelumnya menelan kekalahan 1-5 saat bertandang ke markas Timnas Australia pada Kamis (20/3).
Menpora meyakini Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert bersama tim pasti sudah mengevaluasi kekalahan sebelumnya sehingga ia mengharapkan hasil terbaik saat melawan Bahrain.
"Kami berharap bisa melihat formasi yang lebih matang dibandingkan sebelumnya," katanya.
Ia mengaku merasa optimistis, Indonesia bisa menaklukkan Bahrain, setelah pertemuan pertama di markas Bahrain pada Oktober 2024 yang berakhir dengan skor imbang 2-2.
Baca juga: Menpora yakin Timnas sudah belajar dari kekalahan
Baca juga: Kiper Bahrain cukup optimistis timnya mampu atasi perlawanan tuan rumah Indonesia